Tanjung Medang Membara, Puluhan Rumah dan Sarang Walet Hangus Dilahap si Jago Merah
Redaksi - Kamis, 21 Februari 2019 09:30 WIB
RANGSANG - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, pada Kamis (21/2/2019) dinihari.
Hingga pagi ini, si jago merah dikabarkan telah meluluhlantakan sekitar 20 rumah dan sarang walet milik warga.
Upaya pemadaman masih berlangsung. Tampak di lapangan Camat Rangsang Tunjiarto MPd, Anggota Polsek Rangsang dan masyarakat setempat.
"Suara dentuman terdengar sekitar jam 3.30 Wib subuh, suara tersebut dari arah di sekitar pesisir Tanjung Medang. Kemudian saya menuju ke arah dentuman tersebut, ternyata api berkobar dan telah menghanguskan rumah penduduk," ungkap Sekdes Tanjung Medang, Yatno.
Hingga berita ini dimuat, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Begitu juga jumlah akurat rumah maupun sarang walet yang terbakar, serta korban jiwa.(red)
Hingga pagi ini, si jago merah dikabarkan telah meluluhlantakan sekitar 20 rumah dan sarang walet milik warga.
Upaya pemadaman masih berlangsung. Tampak di lapangan Camat Rangsang Tunjiarto MPd, Anggota Polsek Rangsang dan masyarakat setempat.
"Suara dentuman terdengar sekitar jam 3.30 Wib subuh, suara tersebut dari arah di sekitar pesisir Tanjung Medang. Kemudian saya menuju ke arah dentuman tersebut, ternyata api berkobar dan telah menghanguskan rumah penduduk," ungkap Sekdes Tanjung Medang, Yatno.
Hingga berita ini dimuat, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Begitu juga jumlah akurat rumah maupun sarang walet yang terbakar, serta korban jiwa.(red)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai
Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan
Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komentar