Tabrakan Kapal di Perairan Meranti, 1 Kapal Tenggelam, 5 Korban, 1 Orang Hilang
Redaksi - Minggu, 23 September 2018 19:31 WIB
MERANTI - Satu unit Kapal Pompong tenggelam di Perairan Sungai Terus (Selat Air Hitam) atau tepatnya di depan Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (23/9/2018) sekira pukul 02.30 Wib.
Akibat kejadian itu, 4 (empat) korban selamat sedangkan 1 (satu) korbannya lagi menghilang atau belum ditemukan.
Adapun keempat korban yang selamat yakni, Wirdati Ningsih (46 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Hendra Wijaya (18 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Sulastri (16 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Dan Pardi (30 tahun) warga Pulau Jawa. Kemudian korban yamg hilang yakni Supri (20 tahun) warga asal Pulau Jawa.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda Bunardo Purba, menjelaskan, kejadian bermula pada Sabtu (22/9/2018) sekira pukul 23.00 Wib, Korban berangkat dari kilang sagu akan menuju ke Selatpanjang dengan maksud mengantar temannya yang sudah tidak bekerja lagi (PHK).
Kemudian, sekira pukul 02.30 Wib tiba di Perairan Sungai Terus (Selat Air Hitam) di Depan Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat datang Kapal Besi yang belum diketahui identitasnya menyenggol Pompong korban sehingga mengakibatkan oleng dan tenggelam.
"Kemudian korban berusaha menyelamatkan diri ke pantai, namun 1 orang sampai saat ini atas nama Supri belum ditemukan masih dalam pencarian," ungkap mantan Kapolsek Rangsang itu.(red)
Akibat kejadian itu, 4 (empat) korban selamat sedangkan 1 (satu) korbannya lagi menghilang atau belum ditemukan.
Adapun keempat korban yang selamat yakni, Wirdati Ningsih (46 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Hendra Wijaya (18 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Sulastri (16 tahun) warga Tanjung Harapan, Selatpanjang. Dan Pardi (30 tahun) warga Pulau Jawa. Kemudian korban yamg hilang yakni Supri (20 tahun) warga asal Pulau Jawa.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda Bunardo Purba, menjelaskan, kejadian bermula pada Sabtu (22/9/2018) sekira pukul 23.00 Wib, Korban berangkat dari kilang sagu akan menuju ke Selatpanjang dengan maksud mengantar temannya yang sudah tidak bekerja lagi (PHK).
Kemudian, sekira pukul 02.30 Wib tiba di Perairan Sungai Terus (Selat Air Hitam) di Depan Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat datang Kapal Besi yang belum diketahui identitasnya menyenggol Pompong korban sehingga mengakibatkan oleng dan tenggelam.
"Kemudian korban berusaha menyelamatkan diri ke pantai, namun 1 orang sampai saat ini atas nama Supri belum ditemukan masih dalam pencarian," ungkap mantan Kapolsek Rangsang itu.(red)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I
Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga
Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai
Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran
Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar
Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang
Komentar