Api Lalap 7 Hektar Lahan Belukar di Tanjung Medang Meranti
SELATPANJANG - Api kembali membara. Kini lahan belukar seluas 7 (tujuh) hektar di Dusun Parit Sidomulyo, Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dikabarkan terbakar pada Minggu 20 Agustus 2017 sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi kebakaran ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, melalui Kapolsek Rangsang Iptu Budi Pramana, Minggu (20/8) malam.
Dijelaskan Kapolsek Rangsang pula bahwa adapun yang melakukan pemdaman tersebut yakni sebanyak 12 personil dari Polri yang dipimpin langsung oleh dirinya, kemudian dibantu Satpol PP 9 personil serta sejumlah masyarakat Desa Tanjung Medang.
"Setelah melakukan pemadaman, sampai sekitar pukul 21.00 WIB, api berhasil dipadamkan, namun masih ada asap diarea tengah yang tidak terjangkau masih berasap, setelah berkoordinasi di rencanakan pemadaman akan dilanjutkan besok pagi," ungkap Iptu Budi.
Menurut keterangan Budi lagi, angin tidak terlalu kencang dan lahan yang terbakar jauh dari pemukiman.
Namun kata Budi, lokasi yang terbakar sulit sumber air, karena parit dan kanal sekat sudah penuh dengan lumpur sehingga harus dilakukan penggalian untuk mendalamkan parit.(moc-nur)
Email: masnurmeranti@gmail.com
Informasi kebakaran ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, melalui Kapolsek Rangsang Iptu Budi Pramana, Minggu (20/8) malam.
Dijelaskan Kapolsek Rangsang pula bahwa adapun yang melakukan pemdaman tersebut yakni sebanyak 12 personil dari Polri yang dipimpin langsung oleh dirinya, kemudian dibantu Satpol PP 9 personil serta sejumlah masyarakat Desa Tanjung Medang.
"Setelah melakukan pemadaman, sampai sekitar pukul 21.00 WIB, api berhasil dipadamkan, namun masih ada asap diarea tengah yang tidak terjangkau masih berasap, setelah berkoordinasi di rencanakan pemadaman akan dilanjutkan besok pagi," ungkap Iptu Budi.
Menurut keterangan Budi lagi, angin tidak terlalu kencang dan lahan yang terbakar jauh dari pemukiman.
Namun kata Budi, lokasi yang terbakar sulit sumber air, karena parit dan kanal sekat sudah penuh dengan lumpur sehingga harus dilakukan penggalian untuk mendalamkan parit.(moc-nur)
Email: masnurmeranti@gmail.com
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Asal Bengkalis Tutup Usia di Makkah
Babinsa Edukasi Warga Soal Kebersihan dan Bahaya Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Patroli Rutin di Desa Insit
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Patroli Rutin di Desa Insit
Babinsa Ingatkan Warga Lemang, Jaga Kerukunan dan Hati-hati Saat Beraktivitas
Patroli Karlahut di Sendaur Berjalan Lancar, Babinsa Imbau Warga Jangan Bakar Lahan
Komentar