Polsek Rangsang Barat Bersama Warga Bersihkan Lahan Ketahanan Pangan di Telaga Baru
Redaksi - Selasa, 12 Mei 2026 19:09 WIB
RANGSANG BARAT -- Polsek Rangsang Barat bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar gotong royong pembersihan lahan di Desa Telaga Baru, Rabu (12/5). Lahan tersebut disiapkan untuk penanaman jagung pipil guna mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu dihadiri Kepala Desa Telaga Baru Noeradi, anggota Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, RT/RW, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Ahmad Fauzi Menara mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
"Lahan yang dibersihkan ini akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung pipil sebagai komoditas produktif masyarakat," ujar AF Menara.
Dalam kegiatan itu, peserta melakukan pembersihan sekaligus penataan lahan seluas sekitar 0,5 hektare atau 5.000 meter persegi. Sejumlah peralatan digunakan, mulai dari satu unit traktor HTR-855, mesin chainsaw, hingga peralatan manual seperti cangkul dan parang.
Menurut Kapolsek, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
"Sinergi ini penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga," katanya. **
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu dihadiri Kepala Desa Telaga Baru Noeradi, anggota Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, RT/RW, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Ahmad Fauzi Menara mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
"Lahan yang dibersihkan ini akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung pipil sebagai komoditas produktif masyarakat," ujar AF Menara.
Dalam kegiatan itu, peserta melakukan pembersihan sekaligus penataan lahan seluas sekitar 0,5 hektare atau 5.000 meter persegi. Sejumlah peralatan digunakan, mulai dari satu unit traktor HTR-855, mesin chainsaw, hingga peralatan manual seperti cangkul dan parang.
Menurut Kapolsek, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
"Sinergi ini penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga," katanya. **
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tak Sekadar Penegakan Hukum, Kapolres Dorong Meranti Miliki Perda Pelestarian Lingkungan
Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Bersama Warga, Dukung Ketahanan Pangan
Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Penginapan Selatpanjang, Ini Penjelasan Polisi
Hadapi Super El Nino, Polres Meranti Perkuat Mitigasi Karhutla
Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Program JALUR Hadir di Desa Sokop, Warga Pesisir Terima Bantuan Sosial dan Pendidikan
Komentar