Pembangunan Pelabuhan Dorak Port Capai 60 Persen
Baca Juga:
Pembangunan pelabuhan itu sendiri merupakan pengerjaan tahun jamak atau jangka panjang dengan masa kerja 3 tahun melalui anggaran APBD Tahun 2012 dengan nilai sebesar Rp102 miliar lebih.
Saat ini, luas area pelabuhan yang mencapai 15 hektar (ha) dari hasil ganti rugi lahan masyarakat sudah dalam progress pemerataan tanah. Dari 15 Ha tersebut, Pemkab hanya menggunakan 4 Ha untuk menjadi fasilitas pelabuhan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ir. H. Ardhani MT mengatakan, pelabuhan tersebut akan digunakan sebagai pelabuhan penumpang serta pelabuhan barang bertaraf nasional yang hendak melakukan bongkar muat, mengingat kondisi pelabuhan yang ada pada saat ini belum memenuhi standar kepelabuhan.
"Pembangunan Dorak Port juga berguna untuk meringankan beban biaya angkutan barang dari dan menuju pelabuhan yang selama ini dianggap mahal," katanya, saat meninjau proses pembangunan pelabuhan Dorak Port, Selasa (23/9/2014) sore.
Sementara itu, pada tahap awal proses pengerjaan pelabuhan itu sendiri sudah memasuki 60 persen. Untuk itu, ia menargetkan di akhir tahun 2014 ini pelaksanaannya harus mencapai 80 persen. "Pelabuhan ini akan terus kita gesa. Untuk tahun depan, kita akan melanjutkan pada pembangunan fisiknya dengan sistem reguler," sebutnya.
Untuk pelaksanaan pengerjaan itu sendiri, pihaknya menggunakan sistem Poid Vertical Drain (PVD) dengan menancapkan pipa sedalam 20 meter dari permukaan tanah agar disesuaikan dengan teknik pembangunan nasional. "Hal ini perlu kita lakukan untuk menguras air yang ada di bawah tanah, karena kondisi tanah di daerah ini merupakan tanah rawa," jelasnya. (eaf/adv)
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM