Pangkalan Elpiji Harus Jual Gas 3 KG dengan Harga Rp16.000/tabung
DUMAI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan
(Disperindag) Kota Dumai, menggelar rapat kordinasi dengan pihak
pangkalan se-Kota Dumai perihal penyamaan tarif gas LPG 3Kg yang kian
melambung dipasaran.
Rapat ini menyimpulkan, setiap pangkalan harus bersedia menjual gas LPG 3Kg dengan harga Rp. 16.000 per tabung sesuai dengan surat edaran Gubernur Riau.
Rapat ini dilaksanakan Selasa (2/12) pagi, di ruang rapat kantor Disperindag Kota Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim. Dalam rapat ini, Disperindag membahas tentang penetapan tarif standar gas LPG 3Kg yang ada di Kota Dumai.
Kadisperindag Kota Dumai, Zulkarnaen mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk melakukan penyamaan tarif gas LPG, karena belakangan ini harga gas LPG 3Kg berubah-ubah dan kian melambung.
"Untuk itu, sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Riau, harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3Kg yang dijual dari tangan Pangkalan maximal senilai Rp. 16.000," kata Zul.
Meski demikian menurut Zul, Diserindag Dumai masih memberikan toleransi bagi para Pangkalan untuk menjual gas LPG 3Kg dengan HET tertinggi hingga Rp. 18.000 per tabung.
Sementara itu, Nanda salah satu pihak pangkalan mengaku sangat keberatan dengan keputusan tersebut. Namun meski demikian Nanda tetap harus menerima hasil keputusan tersebut.
"Saya hanya berharap penyamaan tarif ini didukung dengan pendistribusian gas yang lancar. Karena saat ini yang saya rasakan, bahwa pasokan gas masih sangat minim. Karena kami mendapatkan jatah hanya 600 tabung perbulannya, padahal menurut kontrak saya seharusnya mendapatkan jatah 800 tabung per bulannya," jelas Nanda.
Belakangan santer beredar bahwa harga gas LPG 3Kg kian melambung, sejumlah pangkalan di Kota Dumai menjual gas LPG 3Kg hingga mencapai Rp. 30.000 per tabung. (RED/doc)
Rapat ini menyimpulkan, setiap pangkalan harus bersedia menjual gas LPG 3Kg dengan harga Rp. 16.000 per tabung sesuai dengan surat edaran Gubernur Riau.
Rapat ini dilaksanakan Selasa (2/12) pagi, di ruang rapat kantor Disperindag Kota Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim. Dalam rapat ini, Disperindag membahas tentang penetapan tarif standar gas LPG 3Kg yang ada di Kota Dumai.
Kadisperindag Kota Dumai, Zulkarnaen mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk melakukan penyamaan tarif gas LPG, karena belakangan ini harga gas LPG 3Kg berubah-ubah dan kian melambung.
"Untuk itu, sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Riau, harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3Kg yang dijual dari tangan Pangkalan maximal senilai Rp. 16.000," kata Zul.
Meski demikian menurut Zul, Diserindag Dumai masih memberikan toleransi bagi para Pangkalan untuk menjual gas LPG 3Kg dengan HET tertinggi hingga Rp. 18.000 per tabung.
Sementara itu, Nanda salah satu pihak pangkalan mengaku sangat keberatan dengan keputusan tersebut. Namun meski demikian Nanda tetap harus menerima hasil keputusan tersebut.
"Saya hanya berharap penyamaan tarif ini didukung dengan pendistribusian gas yang lancar. Karena saat ini yang saya rasakan, bahwa pasokan gas masih sangat minim. Karena kami mendapatkan jatah hanya 600 tabung perbulannya, padahal menurut kontrak saya seharusnya mendapatkan jatah 800 tabung per bulannya," jelas Nanda.
Belakangan santer beredar bahwa harga gas LPG 3Kg kian melambung, sejumlah pangkalan di Kota Dumai menjual gas LPG 3Kg hingga mencapai Rp. 30.000 per tabung. (RED/doc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
Komentar