Material Bangunan Mulai ‘Putus’, Rekanan Resah
BENGKALIS - Sejumlah rekanan proyek milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mulai resah. Pasalnya, sejak tiga hari lalu sejumlah material bangunan khususnya di Pulau Bengkalis mulai langka dan sulit didapat karena dipicu permintaan cukup tinggi untuk keperluan pembangunan insfratruktur di daerah ini, seperti semen.
Baca Juga:
Kondisi itu diungkapkan kontraktor, Darwis. Ia menyebutkan, seperti semen, pasokan di sejumlah agen ataupun toko di Pulau Bengkalis ‘putus’. Tentu saja, pekerjaan proyek yang seharusnya sejak dua hari lalu bisa dilakukan, terpaksa dibatalkan karena bahan baku semen tidak tersedia.
“Sekitar sejak tiga hari lalu, semen dari berbagai merk mulai ‘putus’. Karena itu, untuk pekerjaan pengecoran yang akan kami lakukan terpaksa dibatalkan,” ungkapnya, Jumat (28/11).
Sama halnya disampaikan salah seorang kontraktor Atiam. Tidak menyangka, material bangunan seperti semen bakal ‘putus’. Ia yang sedang mengerjakan pembangunan salah satu proyek, harus terhenti karena stok material bangunan ini kosong.
“Awalnya hanya menyetok yang kira-kira mencukupi. Tapi, tahu-tahunya saat akan membeli lagi, semen seperti tiga roda, holcim, semen padang di toko-toko sudah pada kehabisan. Terpaksa menunggu lama, semen ada lagi,” katanya.(Gus/boc)
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum