Kapolres Pertanyakan Dua Penghargaan WTN Dumai
DUMAI - Kapolres Dumai AKBP Toni Hermawan dengan enteng mempertanyakan dua penghargaan Wahana Tata Nugara (WTN) yang diterima oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan setempat.
"Gimana kok bisa Dumai menerima dua kali WTN itu. Saya aja melihat kondisi lalulintas di Dumai masih perlu pembenahan secara matang. Buktinya, masih banyak pengendera kendaraan tidak tertib lalulintas," kata Toni Hermawan, Kamis (27/11/14).
Bahkan secara blak-blakan mantan Kapolres Rokan Hilir ini mengatakan, kondisi lalulintas di Dumai ini masih buruk. Sebab, jika lalulintas itu sudah berjalan tertib, tentu kasus pelanggaran bagi pengendara kendaraan sudah tidak ada lagi.
"Masyarakat Dumai ini sering saya temukan masih berani menerobos lampu merah. Apakah itu sudah masuk kategori kota tertib lalulintas dan berhak mendapatkan dua penghargaan WTN," tanya Toni Hermawan, sembari tertawa saat silahturahmi dengan awak media.
Pihaknya juga mengaku kalau anggotanya dari Satuan Polisi Lalulintas belum bekerja secara maksimal dalam menertibkan arus lalulintas di Kota Dumai. Buktinya, masih ditemukan Pos Jaga bagi Polantas yang kosong tanpa adanya petugas untuk mengawasi arus lalulintas.
"Polantas itu kerjanya mengatur lalulintas, jadi sudah seharusnya Pos Jaga yang ada itu ditempatkan petugas dan mengawasi arus lalulintas. Kalau perlu itu adanya sistem jaga yang di roling. petugas jaga itu berjaga mulai dari pagi hingga sore, ganti lagi dari sore hingga malam," ujarnya.
Toni Hermawan, menceritakan kondisi lalulintas yang dinilai masih buruk itu setelah mencoba berkeliling memantau kondisi di Dumai. Hasil kelilingnya itu, dia menemukan beberapa Pos Jaga Polantas tidak berhuni atau di jaga petugas polisi.
"Saya ngomong seperti ini karena melihat langsung kondisi di lapangan. Maka lucu sekali bisa Kota Dumai ini mendapatkan penghargaan WTN itu. Gimana sebenarnya ceritannya ini," cetusnya disambut ketawa Kasat Reskrim dan Waka Polres Dumai.
Kapolres Dumai yang baru ini berjanji akan membenahi sistem arus lalulintas di Kota Dumai, agar menjadi tertib dan tidak ada lagi pelanggaran lalin yang dilakukan pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua.
"Ini masalah sudah saya ketahui langsung dan saya akan membicarakan dengan bidangnya langsung. Kenapa pos jaga itu kerap kosong. Mudah-mudahan upaya ini bisa menjadi Dumai sebagai kota tertib lalulintas," pungkas AKBP Toni Hermawan.(Soe/doc)
"Gimana kok bisa Dumai menerima dua kali WTN itu. Saya aja melihat kondisi lalulintas di Dumai masih perlu pembenahan secara matang. Buktinya, masih banyak pengendera kendaraan tidak tertib lalulintas," kata Toni Hermawan, Kamis (27/11/14).
Bahkan secara blak-blakan mantan Kapolres Rokan Hilir ini mengatakan, kondisi lalulintas di Dumai ini masih buruk. Sebab, jika lalulintas itu sudah berjalan tertib, tentu kasus pelanggaran bagi pengendara kendaraan sudah tidak ada lagi.
"Masyarakat Dumai ini sering saya temukan masih berani menerobos lampu merah. Apakah itu sudah masuk kategori kota tertib lalulintas dan berhak mendapatkan dua penghargaan WTN," tanya Toni Hermawan, sembari tertawa saat silahturahmi dengan awak media.
Pihaknya juga mengaku kalau anggotanya dari Satuan Polisi Lalulintas belum bekerja secara maksimal dalam menertibkan arus lalulintas di Kota Dumai. Buktinya, masih ditemukan Pos Jaga bagi Polantas yang kosong tanpa adanya petugas untuk mengawasi arus lalulintas.
"Polantas itu kerjanya mengatur lalulintas, jadi sudah seharusnya Pos Jaga yang ada itu ditempatkan petugas dan mengawasi arus lalulintas. Kalau perlu itu adanya sistem jaga yang di roling. petugas jaga itu berjaga mulai dari pagi hingga sore, ganti lagi dari sore hingga malam," ujarnya.
Toni Hermawan, menceritakan kondisi lalulintas yang dinilai masih buruk itu setelah mencoba berkeliling memantau kondisi di Dumai. Hasil kelilingnya itu, dia menemukan beberapa Pos Jaga Polantas tidak berhuni atau di jaga petugas polisi.
"Saya ngomong seperti ini karena melihat langsung kondisi di lapangan. Maka lucu sekali bisa Kota Dumai ini mendapatkan penghargaan WTN itu. Gimana sebenarnya ceritannya ini," cetusnya disambut ketawa Kasat Reskrim dan Waka Polres Dumai.
Kapolres Dumai yang baru ini berjanji akan membenahi sistem arus lalulintas di Kota Dumai, agar menjadi tertib dan tidak ada lagi pelanggaran lalin yang dilakukan pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua.
"Ini masalah sudah saya ketahui langsung dan saya akan membicarakan dengan bidangnya langsung. Kenapa pos jaga itu kerap kosong. Mudah-mudahan upaya ini bisa menjadi Dumai sebagai kota tertib lalulintas," pungkas AKBP Toni Hermawan.(Soe/doc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Hidayat Abdurrahman Kantongi Dukungan Awal dari PERPANI Saat Pendaftaran Ketum KONI Dibuka
Pemkab Kepulauan Meranti Borong 4 Penghargaan Kemenkeu
Muzamil Sidak Kantor Camat dan Puskesmas Alai, Pastikan Disiplin ASN dan Layanan Publik Berjalan Baik
Pendaftaran Calon Ketum KONI Meranti Mulai Dibuka, TPP Tetapkan Batas 4 Mei untuk Pengembalian Formulir
Lewat Komsos, Sertu Pardin Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Lingkungan
Babinsa Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Melai, Situasi Aman
Komentar