Rabu, 24 Juni 2026 WIB
Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Diduga Disunat Oknum Wakil Rakyat, Dana Sebesar Rp100 Juta Untuk Bantuan Masjid di Meranti Hanya Sampai Rp20 Juta

- Jumat, 04 Juli 2014 09:03 WIB
Diduga Disunat Oknum Wakil Rakyat, Dana Sebesar Rp100 Juta Untuk Bantuan Masjid di Meranti Hanya Sampai Rp20 Juta
SELATPANJANG,MOC - Bantuan untuk pembangunan masjid di Kabupaten Kepulauan Meranti yang bersumber dari dana aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti di sunat hingga lebih 50persen.

Dari Rp100 juta lebih bantuan yang sudah dianggarkan, hanya sekitar Rp20 juta saja yang direalisasi ke tujuan. selebihnya, diduga telah disunat oleh oknum Anggota Dewan sang penyalurkan aspirasi.

Informasi tentang adanya pemotongan bantuan masjid tersebut didapat langsung Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dari salah seorang pengurus masjid di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Barat.

Ketika itu, Bupati Irwan bersama rombongan datang ke desa tersebut untuk kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan di salah satu masjid setempat.

Saat Bupati berbicara mengenai bantuan masjid, salah seorang pengurus masjid yang duduk di bagian belakang langsung menggerutu dan mengatakan kalau bantuan tersebut tidak utuh sampai ke tangan mereka.

Karena penasaran, Bupati Irwan pun langsung memanggil pengurus masjid tersebut dan memintanya untuk menjelaskan bagaimana pemotongan terhadap bantuan itu terjadi. saat itulah semuanya terbongkar.

"Itu sudah keterlaluan, sanggup mereka makan uang untuk masjid. Persoalan ini perlu kita tindaklanjuti dan saya harap kawan-kawan dari pers bisa membantu,"Ungkap Bupati Irwan Rabu (2/7/2014) kemarin kepada sejumlah awak media.

"Saya ingin persoalan ini diusut secara tuntas, sehingga persoalan seperti ini tidak lagi terjadi,"Lanjut Irwan.

Untuk diketahui, sebenarnya pemotongan dana bantuan untuk pembangunan masjid bukanlah pertama kali terjadi. Sejak beberapa tahun terakhir, kasus tersebut kerap kali terdengar dari mulut kemulut.

Hanya saja fakta mengenai persoalan itu sangat sulit diungkap karena sebagian besar dari pengurus lebih memilih bungkam. (RTC/RED)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas

Komentar
Berita Terbaru