Ahok: Persepsi dunia, di Indonesia Islam itu garis keras
JAKARTA - Muhammadiyah dengan Cheng Ho Multi Culture Trust of Malaysia melakukan penutupan acara World Peace Forum (WPF) ke-5 di Balai Kota DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai, acara dwi tahunan ini dapat memberikan citra baik untuk Indonesia dan Islam.
Ahok mengungkapkan, acara yang mengkampanyekan perdamaian seperti ini sangat perlu di Indonesia. Terlebih berdasarkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menjelaskan politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif.
"Untuk mewujudkan perdamaian dunia, dan itu bagian dari politik kita yang bebas aktif, saya kira acara ini sangat penting, karena persepsi dunia, Indonesia itu Islam kekerasan padahal Islam yang kita kenal itukan Islam yang damai," jelasnya usai menghadiri makan malam World Peace Forum (WPF) ke-5 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (22/11).
Menurutnya, sering terjadikan tindakan anarkis di Indonesia sering kali disangkutpautkan dengan Islam. Dan ini memberikan citra buruk untuk Indonesia dan Islam. Sehingga mantan Bupati Belitung Timur ini berharap, acara perdamaian ini dapat menetralisir paradigma tersebut.(mdk/pog)
Ahok mengungkapkan, acara yang mengkampanyekan perdamaian seperti ini sangat perlu di Indonesia. Terlebih berdasarkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menjelaskan politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif.
"Untuk mewujudkan perdamaian dunia, dan itu bagian dari politik kita yang bebas aktif, saya kira acara ini sangat penting, karena persepsi dunia, Indonesia itu Islam kekerasan padahal Islam yang kita kenal itukan Islam yang damai," jelasnya usai menghadiri makan malam World Peace Forum (WPF) ke-5 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (22/11).
Menurutnya, sering terjadikan tindakan anarkis di Indonesia sering kali disangkutpautkan dengan Islam. Dan ini memberikan citra buruk untuk Indonesia dan Islam. Sehingga mantan Bupati Belitung Timur ini berharap, acara perdamaian ini dapat menetralisir paradigma tersebut.(mdk/pog)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
Komentar