Rumah Warga Banglas Rata dengan Tanah Setelah Dilalap Si Jago Merah
SELATPANJANG, MOC - Nasib malang menimpa keluarga Bunyamin Alias Ya (45) warga Jalan Pelabuhan Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Pasalnya, rumah kayu ukuran 6m x 10m miliknya ludes dilahap si jago merah, Rabu (2/7/2014) pagi.
Kejadian bermula ketika salah seorang anak korban yang bernama Romlah melihat kobaran api dari dalam kamar tengah sekitar pukul 05.30 WIB.
Melihat kobaran api semakin membesar, Romlah bergegas memberitahukan peristiwa tersebut kepada ibunya, Rodiah. Mendapat laporan tersebut, Rodiah bersama 5 org anaknya, Ernawati, Ramlah, Izal, Zailani dan Zupika, keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Kemudian api membesar dan dalam waktu sekitar 20 menit api membakar rumah beserta seluruh isinya. Kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Menurutnya saat ini tim sudah turun ke TKP dan telah membawa beberapa BB dari TKP.
"Mendapat laporan kebakaran, anggota telah mendatangi TKP dan telah menyita BB berupa potongan kayu, seng, dan kipas angin yang terbakar," kata Kapolres Meranti menjawab wartawan.
Sementara ketika ditanya dugaan penyebab kebakaran ini, kata lelaki yang akrab dipanggil Pandra itu mengatakan dugaan sementara adalah hubungan arus pendek atau korsleting. Meski demikian, pihak kepolisian tengah menyelidikinya untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.(Goriau.com/red)
Kejadian bermula ketika salah seorang anak korban yang bernama Romlah melihat kobaran api dari dalam kamar tengah sekitar pukul 05.30 WIB.
Melihat kobaran api semakin membesar, Romlah bergegas memberitahukan peristiwa tersebut kepada ibunya, Rodiah. Mendapat laporan tersebut, Rodiah bersama 5 org anaknya, Ernawati, Ramlah, Izal, Zailani dan Zupika, keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Kemudian api membesar dan dalam waktu sekitar 20 menit api membakar rumah beserta seluruh isinya. Kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Menurutnya saat ini tim sudah turun ke TKP dan telah membawa beberapa BB dari TKP.
"Mendapat laporan kebakaran, anggota telah mendatangi TKP dan telah menyita BB berupa potongan kayu, seng, dan kipas angin yang terbakar," kata Kapolres Meranti menjawab wartawan.
Sementara ketika ditanya dugaan penyebab kebakaran ini, kata lelaki yang akrab dipanggil Pandra itu mengatakan dugaan sementara adalah hubungan arus pendek atau korsleting. Meski demikian, pihak kepolisian tengah menyelidikinya untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.(Goriau.com/red)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Hidayat Abdurrahman Kantongi Dukungan Awal dari PERPANI Saat Pendaftaran Ketum KONI Dibuka
Pemkab Kepulauan Meranti Borong 4 Penghargaan Kemenkeu
Muzamil Sidak Kantor Camat dan Puskesmas Alai, Pastikan Disiplin ASN dan Layanan Publik Berjalan Baik
Pendaftaran Calon Ketum KONI Meranti Mulai Dibuka, TPP Tetapkan Batas 4 Mei untuk Pengembalian Formulir
Lewat Komsos, Sertu Pardin Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Lingkungan
Babinsa Tebing Tinggi Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Melai, Situasi Aman
Komentar