Forum Anak di Pinggir Gencar Lakukan Ini, Berikut Alasannya
BENGKALIS - Forum Anak (FAN) Kecamatan Pinggir semakin gencar membuat berbagai terobosan guna menanggulangi serbuan era digitalisasi terhdap anak-anak sekolah.
Salah satu bentuk kegiatan dan terobosan yang dilakukan pada Minggu 24 September 2017 lalu, menggelar Sekolah Bermain Anak Edisi Kedua di Perumahan Mutiara Kelurahan Balairaja. Kemudian pertemuan bersama stakeholder terkait untuk membentuk Forum Anak di tingkat kelurahan maupun desa.
"Pada Minggu, 24 September 2017 mulai pukul 15.45 sampai 17.30 WIB, kami telah menggelar Sekolah Bermain Anak Edisi ke-2. Konsep pada kegiatan ini tetap sama, yaitu melestarikan lagu-lagu anak dan permainan tradisional," ungkap Hafizhatul Afifah pelajar SMAS IT kelas 12 Kecamatan Pinggir, seperti disampaikan dalam rilis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak (DPPPA) Bengkalis, Senin 25 September 2017.
Saat itu anak-anak bersemangat mengikuti kegiatan yang digelar FAN GIR. Meski ada juga beberapa di antaranya belum begitu berambisi. Namun, kebahagiaan benar-benar terpancar dari rona wajah mereka yang polos itu. Pihak FAN GIR, berusaha semaksimal mungkin agar program ini tidak terhenti di tengah jalan. Kemudian, diharapkan dukungan dari berbagai pihak.
"Karena program ini kami ciptakan mengingat sangat minimalnya pengetahuan anak-anak tentang lagu anak dan sangat sedikitnya anak-anak yang masih memainkan permainan tradisional," ungkap Hafizhatul Afifah.
Kemudian, pada hari yang sama FAN-GIR mengumpulkan anak-anak usia SMP dan SMA pada di Rumah Pintar (samping Kantor Lurah Titian Antui). Kegiatan itu mengajak pelajar untuk bergabung menjadi pengurus angkatan pertama Forum Anak Kelurahan Titian Antui.
"Kami menghimbau kepada anak-anak yang berdomisili di Kelurahan Titian Antui, untuk segera bergabung di Forum Anak angkatan pertama ini. Kami, masih akan menunggu anak-anak yang peduli sosial lainnya sampai dua minggu kedepan," tandasnya.(rls)
Salah satu bentuk kegiatan dan terobosan yang dilakukan pada Minggu 24 September 2017 lalu, menggelar Sekolah Bermain Anak Edisi Kedua di Perumahan Mutiara Kelurahan Balairaja. Kemudian pertemuan bersama stakeholder terkait untuk membentuk Forum Anak di tingkat kelurahan maupun desa.
"Pada Minggu, 24 September 2017 mulai pukul 15.45 sampai 17.30 WIB, kami telah menggelar Sekolah Bermain Anak Edisi ke-2. Konsep pada kegiatan ini tetap sama, yaitu melestarikan lagu-lagu anak dan permainan tradisional," ungkap Hafizhatul Afifah pelajar SMAS IT kelas 12 Kecamatan Pinggir, seperti disampaikan dalam rilis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak (DPPPA) Bengkalis, Senin 25 September 2017.
Saat itu anak-anak bersemangat mengikuti kegiatan yang digelar FAN GIR. Meski ada juga beberapa di antaranya belum begitu berambisi. Namun, kebahagiaan benar-benar terpancar dari rona wajah mereka yang polos itu. Pihak FAN GIR, berusaha semaksimal mungkin agar program ini tidak terhenti di tengah jalan. Kemudian, diharapkan dukungan dari berbagai pihak.
"Karena program ini kami ciptakan mengingat sangat minimalnya pengetahuan anak-anak tentang lagu anak dan sangat sedikitnya anak-anak yang masih memainkan permainan tradisional," ungkap Hafizhatul Afifah.
Kemudian, pada hari yang sama FAN-GIR mengumpulkan anak-anak usia SMP dan SMA pada di Rumah Pintar (samping Kantor Lurah Titian Antui). Kegiatan itu mengajak pelajar untuk bergabung menjadi pengurus angkatan pertama Forum Anak Kelurahan Titian Antui.
"Kami menghimbau kepada anak-anak yang berdomisili di Kelurahan Titian Antui, untuk segera bergabung di Forum Anak angkatan pertama ini. Kami, masih akan menunggu anak-anak yang peduli sosial lainnya sampai dua minggu kedepan," tandasnya.(rls)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar