Merbau Usulkan 10 Program Prioritas Pembangunan
MERANTI - Untuk memantapkan pembangunan yang merata dan tepat sasaran di Kecamatan Merbau tahun anggaran 2016 mendatang, Kecamatan Merbau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Rabu (25/2/2015) di Gedung Kantor Camat Merbau.
Turut hadir pada acara Musrenbang itu, anggota DPRD Kepulauan Meranti, Edy Mashudi, Asmawi, Basiran Sarjon dan Kepala Bappeda Azza Fahroni, Kadis PU Ir. H. Ardhani MT, Kabag Kesra Rosdaner, Kabag Humas Ery Suheiri S.Sos serta dari instansi Vertikal Kabupaten Kepulauan Meranti.
Camat Merbau, Wan Abdul Malik S.Pdi dalam pemaparannya menyebutkan, ada 10 usulan program penting yang menjadi prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Merbau. Antara lain, pembangunan turap batu susun pemecah gelombang, peningkatan jalan Teluk Belitung, Peningkatan jalan S. Parman.
"Peningkatan jalan menuju SMKN 1 Merbau juga menjadi prioritas pembangunan. Karena, jalan ini merupakan akses utama bagi pelajar untuk sampai ke sekolah itu," katanya.
Program prioritas selanjutnya, dikatakan Camat seperti rehab besar Gedung Serbaguna menjadi Kantor Lurah Teluk Belitung, lanjutan pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Mekar Sari menuju Kelurahan Teluk Belitung, peningkatan jalan Tiudang yang menuju pelabuhan utama Teluk Belitung.
Labih jauh disebutkannya, pembangunan Jembatan Penipahan baru. Karena menurutnya kondisi jembatan tersebut saat ini sangat memprihatinkan. Dilihat dari kondisi di lapangan tiang penyangga jembatan sudah lepas.
"Usulan yang paling utama adalah mengoptimalkan beroperasinya PDAM di Kecamatan Merbau. Karena air merupakan kebutuhan sehari-hari warga," sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Basiran Sarjono SE mengatakan, 10 program prioritas yang menjadi usulan rencana pembangunan Kecamatan Merbau menjadi pokok pikiran DPRD Kepulauan Meranti. "Kita berharap 10 program prioritas yang diusulkan Kecamatan Merbau menjadi pertimbangan pada pembahasan di tingkat kabupaten nantinya," harap Basiran.
Menanggapi usulan tersebut, Bupati Drs. H. Irwan MSi yang diwakili Sekda Drs. H. Iqaruddin MSi menyebutkan, usulan dari Kecamatan Merbau pada Musrenbang itu perlu dipertajam kembali. Karena, menurut Sekda, ke sepuluh program tersebut akan menjadi pertimbangan pemerintah pada pembahasan di tingkat kabupaten.
Sementara keberadaan PDAM di Kecamatan Merbau itu sendiri, dikatakan Sekda, perlu dilakaukannya revitalisasi oleh SKPD terkait. "Jika mau dihidupkan kembali, hidupkan," ucapnya.
Sekda menuturkan, pada tahun ini Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran khusus untuk Kecamatan Merbau mencapai Rp29 miliar lebih. Pada dasarnya melalui komposisi alokasi dana dari Dinas Pekejaan Umum sebesar Rp20,5 miliar.
"Anggaran dari PU itu dialokasikan meliputi program jalan, jembatan dan pembangunan sarana olahraga serta pembangunan rumah ibadah," tuturnya.
Maka, terhitung dari tahun ini dan 3 tahun terakhir, alokasi anggaran untuk Kecamatan Merbau yang terus meningkat dari tahun ke tahun sudah mencapai Rp72 miliar lebih.
"Ini suatu keseriusan Pemkab Kepulauan Meranti dalam menunjang pembangunan daerah, khususnya di Kecamatan Pulau Merbau ini," ucapnya. (eaf)
Turut hadir pada acara Musrenbang itu, anggota DPRD Kepulauan Meranti, Edy Mashudi, Asmawi, Basiran Sarjon dan Kepala Bappeda Azza Fahroni, Kadis PU Ir. H. Ardhani MT, Kabag Kesra Rosdaner, Kabag Humas Ery Suheiri S.Sos serta dari instansi Vertikal Kabupaten Kepulauan Meranti.
Camat Merbau, Wan Abdul Malik S.Pdi dalam pemaparannya menyebutkan, ada 10 usulan program penting yang menjadi prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Merbau. Antara lain, pembangunan turap batu susun pemecah gelombang, peningkatan jalan Teluk Belitung, Peningkatan jalan S. Parman.
"Peningkatan jalan menuju SMKN 1 Merbau juga menjadi prioritas pembangunan. Karena, jalan ini merupakan akses utama bagi pelajar untuk sampai ke sekolah itu," katanya.
Program prioritas selanjutnya, dikatakan Camat seperti rehab besar Gedung Serbaguna menjadi Kantor Lurah Teluk Belitung, lanjutan pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Mekar Sari menuju Kelurahan Teluk Belitung, peningkatan jalan Tiudang yang menuju pelabuhan utama Teluk Belitung.
Labih jauh disebutkannya, pembangunan Jembatan Penipahan baru. Karena menurutnya kondisi jembatan tersebut saat ini sangat memprihatinkan. Dilihat dari kondisi di lapangan tiang penyangga jembatan sudah lepas.
"Usulan yang paling utama adalah mengoptimalkan beroperasinya PDAM di Kecamatan Merbau. Karena air merupakan kebutuhan sehari-hari warga," sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Basiran Sarjono SE mengatakan, 10 program prioritas yang menjadi usulan rencana pembangunan Kecamatan Merbau menjadi pokok pikiran DPRD Kepulauan Meranti. "Kita berharap 10 program prioritas yang diusulkan Kecamatan Merbau menjadi pertimbangan pada pembahasan di tingkat kabupaten nantinya," harap Basiran.
Menanggapi usulan tersebut, Bupati Drs. H. Irwan MSi yang diwakili Sekda Drs. H. Iqaruddin MSi menyebutkan, usulan dari Kecamatan Merbau pada Musrenbang itu perlu dipertajam kembali. Karena, menurut Sekda, ke sepuluh program tersebut akan menjadi pertimbangan pemerintah pada pembahasan di tingkat kabupaten.
Sementara keberadaan PDAM di Kecamatan Merbau itu sendiri, dikatakan Sekda, perlu dilakaukannya revitalisasi oleh SKPD terkait. "Jika mau dihidupkan kembali, hidupkan," ucapnya.
Sekda menuturkan, pada tahun ini Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran khusus untuk Kecamatan Merbau mencapai Rp29 miliar lebih. Pada dasarnya melalui komposisi alokasi dana dari Dinas Pekejaan Umum sebesar Rp20,5 miliar.
"Anggaran dari PU itu dialokasikan meliputi program jalan, jembatan dan pembangunan sarana olahraga serta pembangunan rumah ibadah," tuturnya.
Maka, terhitung dari tahun ini dan 3 tahun terakhir, alokasi anggaran untuk Kecamatan Merbau yang terus meningkat dari tahun ke tahun sudah mencapai Rp72 miliar lebih.
"Ini suatu keseriusan Pemkab Kepulauan Meranti dalam menunjang pembangunan daerah, khususnya di Kecamatan Pulau Merbau ini," ucapnya. (eaf)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar