Warga Tameran Bengkalis Panen Bawang Merah Illegal
BENGKALIS -Warga desa Tameran kecamatan Bengkalis mendadak dapat rezeki nomplok. Satu unit mobil pick up L300 BM 9116 CG dengan angkutan bawang merah diduga illegal mengalami laka tunggal, Senin (19/12) pagi.
Akibatnya, angkutan bawang merah diperkirakan mencapai 200 kampit berserakan. Warga yang mengetahui kejadian itupun tak tinggal diam, mereka menjarah bawang merah tersebut.
"Bawang dah habis diambil masyarakat bang, kalau mobil dibawa sama Polisi pagi tadi. Mobil tu dari arah pematang duku kabar yang saya dapat, supir ngantuk dan menggeruduk ke parit,"ungkap salah seorang warga.
Sementara, Kapolsek Bengkalis AKP Syafril Thalib saat dihubungi bengkalisone membenarkan kejadian tersebut. Namun, kasus pick up itu ditangani pihak Satlantas Bengkalis.
"Ya benar pagi tadi ada pick up laka di Tamera. Tapi bawang sama supirnya tidak ada, kabar yang saya dapat angkutannya bawang, saya suruh anggota cek ternyata bawangnya sudah tidak ada, "tandas Syafril. (Gus)
Baca Juga:
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas