Warga Tameran Bengkalis Panen Bawang Merah Illegal
BENGKALIS -Warga desa Tameran kecamatan Bengkalis mendadak dapat rezeki nomplok. Satu unit mobil pick up L300 BM 9116 CG dengan angkutan bawang merah diduga illegal mengalami laka tunggal, Senin (19/12) pagi.
Akibatnya, angkutan bawang merah diperkirakan mencapai 200 kampit berserakan. Warga yang mengetahui kejadian itupun tak tinggal diam, mereka menjarah bawang merah tersebut.
"Bawang dah habis diambil masyarakat bang, kalau mobil dibawa sama Polisi pagi tadi. Mobil tu dari arah pematang duku kabar yang saya dapat, supir ngantuk dan menggeruduk ke parit,"ungkap salah seorang warga.
Sementara, Kapolsek Bengkalis AKP Syafril Thalib saat dihubungi bengkalisone membenarkan kejadian tersebut. Namun, kasus pick up itu ditangani pihak Satlantas Bengkalis.
"Ya benar pagi tadi ada pick up laka di Tamera. Tapi bawang sama supirnya tidak ada, kabar yang saya dapat angkutannya bawang, saya suruh anggota cek ternyata bawangnya sudah tidak ada, "tandas Syafril. (Gus)
Baca Juga:
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM