Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis di Bengkalis Diadili
BENGKALIS -Tiga pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Bayu Santoso di Rupat Utara, mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Bengkalis dengan agenda pembacaan dakwa, Rabu (16/8/2017).
Ketiga terdakwa Herianto, Ali Akbar dan Andrean alias Gondrong dihadapkan ke meja persidangan untuk mendengarkan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Didampingi kuasa hukum, sidang tiga pelaku dipimpin Ketua Hakim Sutarno, hakim anggota Fatma Widhola dan Wimmi D Simarmata.
JPU mendakwa ketiga terdakwa merencanakan pembunuhan terhadap korban Bayu Santoso karena alasan korban akan mengkibus terkait persoalan narkoba. pembunuhan direncanakan bersama, Herianto bertugas mengeksekusi sementara Ali Akbar dan Andrean membuang jasad korban.
Tubuh korban dimutilasi Herianto karena 2 pelaku melarikan, usai Herianto menikam tubuh korban. Meski demikian, dalam dakwa Ali sempat memegang tubuh korban dan Andrean melakukan penikaman dengan pisau yang telah disimpan sebelumnya.
Tiga terdakwa dikenakan Pasal 340 junto 55 atau 338 junto 55. Sidang lanjutan akan digelar kembali Rabu pekan depan dengan agenda mendengar keterangan saksi.
Terhadap dakwaan itu, tiga pelaku tidak menyampaikan keberatan.
Sebelumnya, kasus pembunuhan disertai mutilasi terjadi pada 25 Maret 2017 di sebuah ruko di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara. Kasus itu terkuak 3 hari setelah perbuatan keji ketiga pelaku, Senin 27 Maret 2017.(Gus)
Ketiga terdakwa Herianto, Ali Akbar dan Andrean alias Gondrong dihadapkan ke meja persidangan untuk mendengarkan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Didampingi kuasa hukum, sidang tiga pelaku dipimpin Ketua Hakim Sutarno, hakim anggota Fatma Widhola dan Wimmi D Simarmata.
JPU mendakwa ketiga terdakwa merencanakan pembunuhan terhadap korban Bayu Santoso karena alasan korban akan mengkibus terkait persoalan narkoba. pembunuhan direncanakan bersama, Herianto bertugas mengeksekusi sementara Ali Akbar dan Andrean membuang jasad korban.
Tubuh korban dimutilasi Herianto karena 2 pelaku melarikan, usai Herianto menikam tubuh korban. Meski demikian, dalam dakwa Ali sempat memegang tubuh korban dan Andrean melakukan penikaman dengan pisau yang telah disimpan sebelumnya.
Tiga terdakwa dikenakan Pasal 340 junto 55 atau 338 junto 55. Sidang lanjutan akan digelar kembali Rabu pekan depan dengan agenda mendengar keterangan saksi.
Terhadap dakwaan itu, tiga pelaku tidak menyampaikan keberatan.
Sebelumnya, kasus pembunuhan disertai mutilasi terjadi pada 25 Maret 2017 di sebuah ruko di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara. Kasus itu terkuak 3 hari setelah perbuatan keji ketiga pelaku, Senin 27 Maret 2017.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar