Sidang Perdana 'Meranti Berdarah', 2 dari 6 Terdakwa Ajukan Eksepsi
BENGKALIS - Pengadilan Negeri Bengkalis Mengelar sidang perdana penganiayan Apri Hadi Honorer Dispenda Kepulauan Meranti oleh enam anggota Polres Kepulauan Meranti, Kamis (29/12). Dalam sidang Perdana ini digelar pembacaan surat dakwaan terhadap enam terdakwa.
Keenam terdakwa AN, BS, DS, RE, DY dan LP harus duduk di kursi pesakitan mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meranti.
Dalam Dakwaannya, JPU Fengki Indra menyebutkan, keenam terdakwa telibat penganiayaan terhadap Apri Hadi di beberapa tempat sebelum korban meninggal dunia.
Korban dianiaya, mulai dari dalam speedboat sebelum bersandar, pelataran darmaga Nur Syahada, IGD RSUD Selat Panjang hingga di Klinik Polres Meranti.
Dalam sidang pembacaan surat dakwaan ini, dua dari enam terdakwa mengajukan penolakan (Eksepsi) terhadap surat dakwaan JPU.
"Dua terdakwa yakni BS dan DS akan mengajukan Eksepsi pada persidangan pekan depan. Jadi sidang pekan depan kita fokus menghadapi Eksepsi kedua terdakwa," ungkap Fengki.
Sidang kasus penganiayaan ini,di ketuai Majelis Hakim Dr. Sutarno, SH MH dan didampingi Wimmi D Simarmata, SH, Aulia Fhatma Widhola SH. MH sebagai Hakim anggota.(Gus)
Baca Juga:
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak