Seratusan Ekor Trenggiling Akan Dilepasliarkan
PEKANBARU - Setelah beberapa waktu lalu penyelundupan satwa liar dilindungi, trenggiling, asal jambi berhasil digagalkan, kembali penyelundupan tenggiling melalui jalur laut digagalkan.
Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati Rabu (25/10/17) mengatakan bahwa pada Selasa (24/10/17) BBKSDA Riau menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Pangkalan TNI AL Dumai dalam kasus penyelundupan perdagangan satwa trenggiling.
Menurutnya, penyelundupan melalui perairan laut Dumai tersebut berhasil digagalkan atas kesigapan personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam kegiatan patroli.
Dari operasi penangkapan itu personil TNI AL berhasil mengamankan 2 tersangka dan 101 ekor trenggiling hidup serta sebuah perahu motor.
"Untuk tindak lanjut penegakan hukum, BBKSDA Riau menyerahkan kasus tersebut ke Balai GAKKUM LHK Wilayah Sumatera Seksi Wilayah II. Pagi ini rencananya masih akan dilakukan interogasi terlebih dahulu ke tersangka sebelum ekspose," terang Dian.
Disinggung keberadaan trenggiling, Dian mengatakan saat ini trenggiling-trenggiling tersebut berada di Balai Besar KSDA Riau. Keberadaan Trenggiling tersebut sebagai bahan bukti.
Rencananya hari ini akan dilakukan pelepasliaran setelah dilakukan penyerahan kasus tersebut ke Balai GAKKUM LHK Wil Sumatera Seksi Wil II.(mcr/mtr)
Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati Rabu (25/10/17) mengatakan bahwa pada Selasa (24/10/17) BBKSDA Riau menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Pangkalan TNI AL Dumai dalam kasus penyelundupan perdagangan satwa trenggiling.
Menurutnya, penyelundupan melalui perairan laut Dumai tersebut berhasil digagalkan atas kesigapan personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam kegiatan patroli.
Dari operasi penangkapan itu personil TNI AL berhasil mengamankan 2 tersangka dan 101 ekor trenggiling hidup serta sebuah perahu motor.
"Untuk tindak lanjut penegakan hukum, BBKSDA Riau menyerahkan kasus tersebut ke Balai GAKKUM LHK Wilayah Sumatera Seksi Wilayah II. Pagi ini rencananya masih akan dilakukan interogasi terlebih dahulu ke tersangka sebelum ekspose," terang Dian.
Disinggung keberadaan trenggiling, Dian mengatakan saat ini trenggiling-trenggiling tersebut berada di Balai Besar KSDA Riau. Keberadaan Trenggiling tersebut sebagai bahan bukti.
Rencananya hari ini akan dilakukan pelepasliaran setelah dilakukan penyerahan kasus tersebut ke Balai GAKKUM LHK Wil Sumatera Seksi Wil II.(mcr/mtr)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar