Selundupkan 301 Kg Trenggiling ke Negeri Jiran, 2 Warga Kuansing Diringkus
PEKANBARU - Polda Riau menangkap komplotan penyelundup satwa langka trenggiling (manis javanica). Rencananya satwa dilindungi ini akan diselundupkan ke negara tetangga, Malaysia.
Satwa langka itu diamankan dari dua pengumpul berinisial AM adan Jp, warga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Diperkirakan harga satwa penyuka semut itu Rp200 juta.
"Berat trenggilingnya 301 kilogram. Rencananya mereka akan menjualnya ke luar negeri," ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Gidion Arif Setiawan, Selasa (31/10/2017).
Keduanya ditangkap saat lewat di jalan lintas timur Pelalawan-Pekanbaru pada 30 Oktober 2017. Petugas yang sudah mengintai menghentikan mobil minibus yang ditumpangi dua tersangka.
Petugas dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau langsung melakukan penggeledahan dalam mobil. Saat digeledah ditemukan puluhan satwa tringgiling yang sudah dimasukkan ke dalam karung.
Pengakuan keduanya, hewan itu dibeli dari pemburu seharga Rp300 per kilogram. Nantinya akan dijual seharga Rp600 per kilogramnya.
Gidion menjelaskan, kedua pengepul masih ada kaitan dengan jaringan yang ditangkap TNI AL Dumai di wilayah Bengkalis, Riau. Dimana saat itu TNI mengamankan sebanyak 101 trenggiling dari dua tersangka Awis (25) dan Beret (22).
"Ini masih ada kaitannya dengan penangkapan pihak TNI AL di Dumai. Untuk selanjutnya trenggiling itu akan diserahkan ke BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam)," ucapnya.(okz)
Baca Juga:
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini