Pria Asal Medan Nyaris Babak Belur di Bengkalis
BENGKALIS -Pria asal Medan IH (29) nyaris babak belur dihajar warga di Bengkalis. Dia diduga mencuri handphone merk IPhone dan Samsung milik Eko Saputra siswa SMAN 2 Bengkalis, Selasa (10/10/2017) malam.
Informasi dirangkum, hal itu terungkap setelah IH menjual handphone tersebut kepada M seorang warga Bengkalis seharga Rp700 ribu. Kemudian M menjual kembali barang tersebut melalui sosial media facebook.
Dari sosial media, Eko mengetahui handphonenya berada sama seseorang yang hilang di Kos, Minggu kemarin. Dia lantas berpura-pura membeli kepada M. Setelah dapat, terungkap M mendapat handphone warga Pematang Duku itu dari IH.
Terduga pelaku IH dipancing datang ke Jalan Muslihin, Desa Wonosari. Pemilik handphone yang sudah menunggu bersama rekan-rekan langsung menghajar IH ketika tiba disana.
Melihat kerumunan orang warga, personel Satpol PP Bengkalis yang lagi Patroli menghampiri dan langsung mengamankan IH ke Mapol PP.
"Anggota lagi Patroli, melihat yang mencurigakan, dia nelpon saya. Katanya ada pencuri, karena masyarakat memukul kita aman dan menyerahkannya ke Polres Bengkalis, "ungkap Hengki Irawan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Peraturan Perundangan Daerah Satpol PP Bengkalis.
Di Mapolres Bengkalis IH mengaku bukan pelaku pencurian. Dia hanya disuruh rekannya bernama Dani menjual handphone tersebut. IH diupah Dani Rp100 ribu jika handphone tersebut terjual.
Kasus ini berakhir damai, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dengan mediasi Polisi.
Lagi pula, antara tunangan IH dengan korban rupanya masih ada hubungan kekeluargaan. (Gus)
Informasi dirangkum, hal itu terungkap setelah IH menjual handphone tersebut kepada M seorang warga Bengkalis seharga Rp700 ribu. Kemudian M menjual kembali barang tersebut melalui sosial media facebook.
Dari sosial media, Eko mengetahui handphonenya berada sama seseorang yang hilang di Kos, Minggu kemarin. Dia lantas berpura-pura membeli kepada M. Setelah dapat, terungkap M mendapat handphone warga Pematang Duku itu dari IH.
Terduga pelaku IH dipancing datang ke Jalan Muslihin, Desa Wonosari. Pemilik handphone yang sudah menunggu bersama rekan-rekan langsung menghajar IH ketika tiba disana.
Melihat kerumunan orang warga, personel Satpol PP Bengkalis yang lagi Patroli menghampiri dan langsung mengamankan IH ke Mapol PP.
"Anggota lagi Patroli, melihat yang mencurigakan, dia nelpon saya. Katanya ada pencuri, karena masyarakat memukul kita aman dan menyerahkannya ke Polres Bengkalis, "ungkap Hengki Irawan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Peraturan Perundangan Daerah Satpol PP Bengkalis.
Di Mapolres Bengkalis IH mengaku bukan pelaku pencurian. Dia hanya disuruh rekannya bernama Dani menjual handphone tersebut. IH diupah Dani Rp100 ribu jika handphone tersebut terjual.
Kasus ini berakhir damai, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dengan mediasi Polisi.
Lagi pula, antara tunangan IH dengan korban rupanya masih ada hubungan kekeluargaan. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Komentar