Polres Rohil Bekuk 2 Pembuat dan Pengedar Upal
PEKANBARU-Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hilir
(Rohil) menangkap dua tersangka pembuat dan pengedar uang palsu (upal).
Keduanya yakni Hermansyah (44) dan Junaidi (42) dibekuk di jalan Lintas
Riau-Sumatera Utara (Sumut), tepatnya di Kilometer (KM) 6 Desa Bahtera
Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo yang dikonfirmasikan Ahad (8/2/12), membenarkan adanya penangkapan itu. Seorang di antaranya diketahui adalah residivis perkara yang sama. Selain kedua tersangka, polisi masih memburu seorang lagi berinisial B. Saat digerebek di rumahnya di Kep Bayangkara Jaya, B berhasil kabur. Polisi hanya mendapatkan upal senilai Rp 5,6 juta.
Kedua pencetak dan pengedar upal itu diciduk Jumat lalu (6/2) lalu oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Bagan Sinembah. Penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi warga yang menyebutkan selepas bebas dari penjara, Hermansyah kembali mengedar upal. Setelah mengamanak Hermansyah, polisi lalu menangkap Junaidi.
Belum selesai sampai disini, usai ditangkap, Junaidi mengaku bahwa hasil pembuatan uang palsu ini sudah diserahkan kepada pelaku lainnya Basar. Maka dilakukan pengejaran kepadanya sesuai alamat dari keterangan Junaidi. Dari keterangan Junaidi, upal itu diperolehnya dari B yang kini buron dan sudah masuk Dalam Pencarian Orang (DPO) polisi. (RTC)
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo yang dikonfirmasikan Ahad (8/2/12), membenarkan adanya penangkapan itu. Seorang di antaranya diketahui adalah residivis perkara yang sama. Selain kedua tersangka, polisi masih memburu seorang lagi berinisial B. Saat digerebek di rumahnya di Kep Bayangkara Jaya, B berhasil kabur. Polisi hanya mendapatkan upal senilai Rp 5,6 juta.
Kedua pencetak dan pengedar upal itu diciduk Jumat lalu (6/2) lalu oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Bagan Sinembah. Penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi warga yang menyebutkan selepas bebas dari penjara, Hermansyah kembali mengedar upal. Setelah mengamanak Hermansyah, polisi lalu menangkap Junaidi.
Belum selesai sampai disini, usai ditangkap, Junaidi mengaku bahwa hasil pembuatan uang palsu ini sudah diserahkan kepada pelaku lainnya Basar. Maka dilakukan pengejaran kepadanya sesuai alamat dari keterangan Junaidi. Dari keterangan Junaidi, upal itu diperolehnya dari B yang kini buron dan sudah masuk Dalam Pencarian Orang (DPO) polisi. (RTC)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar