Polisi Selidiki Sebab Tewasnya Napi Di Lapas Bengkalis
BENGKALIS -Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis akan menyelidiki sebab tewasnya salah satu narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis yang diduga tewas gantung diri.
Baca Juga:
Dihubungi bengkalisone melalui selulernya, Kapolres Bengkalis AKBP Aloysius Supriyadi melalui Kasatresrim AKP Sany Handityo mengatakan sejauh ini pihaknya membenarkan adanya narapidana di Lapas Bengkalis yang tewas gantung diri.
"Tetapi penyidik sedang melakukan penyelidikan terkait hal ini. Kita akan melakukan penyelidikan apakah benar korban tewas gantung diri atau ada indikasi- indikasi lain, kita juga menunggu hasil visum,"ujarnya, Minggu (15/3).
Sebelumnya, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Bengkalis dihebohkan dengan tewasnya salah satu narapidana (Napi) bernama Herman alias Ahan (38) warga thionghoa asal Selat Panjang Kepulauan Meranti karena gantung diri, Minggu (15/3) subuh tadi.
Tewasnya Ahan Napi kasus narkoba yang divonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan Bengkalis dan baru menjalani 3 tahun kurungan itu, sempat beredar isu tak sedap karena dikabarkan tewas diduga dipukuli petugas Lapas. Namun informasi terkait hal itu dibantah oleh KPLP Sugiyanto.
"Itu tidak benar. Isu kan bisa berbagai macam timbul. Tetapi untuk membuktikan itu kita serahkan dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan,"bantah dia.(Gus)
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat