Pengawasan Lemah, Tempat Hiburan Malam Buka Lebihi Jam Operasional
DUMAI - Sepertinya pengawasan tempat hiburan di
Kota Dumai saat ini mulai melemah, pasalnya masih banyak ditemukan
tempat hiburan malam seperti karoke, pijat dan salon yang beroperasi
melebihi batasan jam atau waktu operasional yang telah ditetapkan.
Sesuai pantauan dan informasi yang dihimpun dilapangan menyatakan bahwa masih banyaknya dijumpai tempat-tempat hiburan seperti karaoke, pijat, dan salon termasuk karoke yang berada di hotel-hotel ternama di Kota Dumai yang beroperasi melebih jam operasional. Bahkan hal ini juga kembali menjadi keluhan masyarakat Kota Dumai.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Noviar Indra Putra yang juga bertindak sebagai penegak Perda membenarkan adanya hal tersebut, dikatakannya bahwa saat ini sudah banyak pengusaha hiburan yang kerap kali beroperasi melebihi jam operasional.
Maka itu, dikatakan Noviar dengan tegas, pihaknya telah menyebarkan surat peringatan kepada seluruh pengusaha hiburan yang membandel untuk mengingatkan kembali agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
"Seminggu yang lalu saya sudah menyebarkan surat dan juga selebaran agar pengusaha hiburan seperti karoke, pijat dan salon untuk mematuhi peraturan, sebab sesuai peraturan bahwa batas waktu operasional hiburan malam itu hanya sampai pukul 1.00 WIB dini hari, jika telah melebihi dari itu tentu sudah menyalahi aturan," katanya, Kamis (12/2).
Hingga kini, aturan yang sering dan kerap kali dilanggar oleh pengelola usaha hiburan adalah soal jam buka tempat hiburan. Ia menjelaskan, dalam peraturan daerah yang kemudian dituangkan kembali di peraturan walikota disebutkan bahwa batas jam buka adalah sampai pukul 01.00 WIB disetiap hari kerja dan khusus malam minggu diberi batas sampai pukul 02.00 WIB untuk sudah ditutup.
"Apabila surat peringatan tersebut tetap tak kunjung diindahkan oleh pihak pengelola usaha hiburan malam, dan dilapangan masih ditemukan adanya usaha hiburan yang masih buka hingga melewati batas waktu, kita akan memberikan atau melakukan tindakan tegas, bahkan rencananya akan adakan razia gabungan juga yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat," tutupnya. (RED)
Sesuai pantauan dan informasi yang dihimpun dilapangan menyatakan bahwa masih banyaknya dijumpai tempat-tempat hiburan seperti karaoke, pijat, dan salon termasuk karoke yang berada di hotel-hotel ternama di Kota Dumai yang beroperasi melebih jam operasional. Bahkan hal ini juga kembali menjadi keluhan masyarakat Kota Dumai.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Noviar Indra Putra yang juga bertindak sebagai penegak Perda membenarkan adanya hal tersebut, dikatakannya bahwa saat ini sudah banyak pengusaha hiburan yang kerap kali beroperasi melebihi jam operasional.
Maka itu, dikatakan Noviar dengan tegas, pihaknya telah menyebarkan surat peringatan kepada seluruh pengusaha hiburan yang membandel untuk mengingatkan kembali agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
"Seminggu yang lalu saya sudah menyebarkan surat dan juga selebaran agar pengusaha hiburan seperti karoke, pijat dan salon untuk mematuhi peraturan, sebab sesuai peraturan bahwa batas waktu operasional hiburan malam itu hanya sampai pukul 1.00 WIB dini hari, jika telah melebihi dari itu tentu sudah menyalahi aturan," katanya, Kamis (12/2).
Hingga kini, aturan yang sering dan kerap kali dilanggar oleh pengelola usaha hiburan adalah soal jam buka tempat hiburan. Ia menjelaskan, dalam peraturan daerah yang kemudian dituangkan kembali di peraturan walikota disebutkan bahwa batas jam buka adalah sampai pukul 01.00 WIB disetiap hari kerja dan khusus malam minggu diberi batas sampai pukul 02.00 WIB untuk sudah ditutup.
"Apabila surat peringatan tersebut tetap tak kunjung diindahkan oleh pihak pengelola usaha hiburan malam, dan dilapangan masih ditemukan adanya usaha hiburan yang masih buka hingga melewati batas waktu, kita akan memberikan atau melakukan tindakan tegas, bahkan rencananya akan adakan razia gabungan juga yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat," tutupnya. (RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar