Pengakuan Mengejutkan dari Pasutri Bandar Narkoba Bengkalis
BENGKALIS -Pasangan suami istri AZ (42) dan AN (41) warga Jangkang kecamatan Bantan -Bengkalis yang menjadi tersangka dalam kasus narkoba membeberkan hal mengejutkan.
AZ yang setiap hari berprofesi sebagai nelayan di Jangkang mengaku mendapat pasokan barang haram dari Malaysia. Pekerjaan sebagai bandar narkoba jenis sabu baru tiga bulan terakhir digelutinya.
Untungnya pun, diakui AZ sangat besar, satu pekan dia meraup untung 5 juta dari penjualan.
Setiap satu minggu sekali, AZ membeli sabu seberat 25 gram sabu dari Malaysia seharga Rp 19 juta.
"Beroperasi sebagai bandar sabu -sabu ini, baru tiga bulan. Sedangkan saya hari hari bekerja sebagai Nelayan dan barang ini kami ambil dari malaysia sekali ngambil 1 paket berat 3 Ons seharga Rp19 juta. Dan dari hasil penjualan kami bisa mendapatkan keuntungan Rp3-5 juta,"kata AZ saat press rilis di Mapolres Bengkalis, Senin (5/12).
Tersangka AZ dan AN dijerat Polisi dengan pasal 114 (2), pasal 112 (2), pasal 111 (1) undang-undang nomor 2009 tentang nakotika dengan ancaman pidana seumur hidup.(Gus)
Baca Juga:
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas