Pengadilan Kabulkan Gugatan Eks Anggota Koperasi CU Mandau Berdikari
BENGKALIS - Perjuangan 600 orang mantan anggota Koperasi Credit Union Mandau Berdikari (CU Mandau Berdikari) untuk mendapat uang simpanan pokoknya kembali akhirnya membuahkan hasil. Pasalnya sejak mereka keluar dari keanggotaan koperasi pihak keporasi tidak mau mengembalikan uang simpanan pokok tersebut.
Pihak koperasi bersikeras simpanan pokok tersebut tidak perlu dikembalikan sesuai aturan yang ada di anggaran dasar koperasi dan kebijakan Rapat Anggota Tahunan. Padahal aturan yang dibuat koperasi tersebut bertentangan dengan undang undang koperasi.
Hal ini diungkap Kuasa Hukum dari 600 ratus orang mantan anggota koperasi tersenbut Dedy Gud Silitoga kepada tribun usai pembacaan keputusan hakim, Kamis (24/8) siang. Menurut dia hakim Pengadilan Negeri Bengkalis akhirnya mengabulkan gugatan pihaknya.
"Gugatan kita dikabulkan hakim tadi, jadi koperasi harus membayar uang simpanan pokok seluruh mantan anggotanya tersebut. Totalnya sekitar lebih kurang Rp 26 juta" ungkap dedi.
Menurut dia, permasalahan ini sebenarnya telah terjadi sejak dua tahun lalu. Namun penyelesaiannya tidak menemukan titik temu karena pihak koperasi tidak mau membayarkan simpanan pokok mantan anggotanya tersebut.
"Karena itu bulan Maret kemarin kita ajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Bengkalis. Dan hari ini mendapat titik terang, " tandasnya. (Gus)
Pihak koperasi bersikeras simpanan pokok tersebut tidak perlu dikembalikan sesuai aturan yang ada di anggaran dasar koperasi dan kebijakan Rapat Anggota Tahunan. Padahal aturan yang dibuat koperasi tersebut bertentangan dengan undang undang koperasi.
Hal ini diungkap Kuasa Hukum dari 600 ratus orang mantan anggota koperasi tersenbut Dedy Gud Silitoga kepada tribun usai pembacaan keputusan hakim, Kamis (24/8) siang. Menurut dia hakim Pengadilan Negeri Bengkalis akhirnya mengabulkan gugatan pihaknya.
"Gugatan kita dikabulkan hakim tadi, jadi koperasi harus membayar uang simpanan pokok seluruh mantan anggotanya tersebut. Totalnya sekitar lebih kurang Rp 26 juta" ungkap dedi.
Menurut dia, permasalahan ini sebenarnya telah terjadi sejak dua tahun lalu. Namun penyelesaiannya tidak menemukan titik temu karena pihak koperasi tidak mau membayarkan simpanan pokok mantan anggotanya tersebut.
"Karena itu bulan Maret kemarin kita ajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Bengkalis. Dan hari ini mendapat titik terang, " tandasnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar