Pemalsuan Surat Tanah, Tiga Lurah Ditangkap Polisi
PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menangkap tiga lurah di Kota Pekanbaru, Jumat (19/5) kemarin. Mereka diduga telah memalsurakan surat tanah ketika bertugas di wilayah Kecamatan Rumbai Pesisir
Ketiga lurah itu adalah F, F, BM dan G. Mereka masing-masing menjabat lurah di Air Hitam (Kecamatan Payung Sekaki), Lembah Damai (Rumbai Pesisir) dan Kulim (Tenayan Raya). Ketiganya dijerat Pasal 263 KUHP dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara.
"Kita juga menyita sejumlah dokumen sebagai bukti pemalsuan tanah yang dilakukan ketiga tersangka," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, di Pekanbaru, Sabtu (20/5).
"Penyidik masih mendalami kasus pemalsuan surat tanah ini. Selain ketiga Lurah, tidak tertutup kemungkinan akan adanya keterlibatan oknum-oknum lainnya," tambah Susanto.
Ketiga lurah itu telah diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru pada Rabu (17/5) lalu. Ketiganya memalsukan surat tanah ketika bertugas sebagai lurah di Kecamatan Rumbai Pesisir.(olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Babinsa Tebing Tinggi Patroli Karhutla di Desa Repan, Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan
Komsos Serka A Harianja Pererat Hubungan dengan Warga Selatpanjang Barat
Buang Sampah Sembarangan, Angkutan Liar di Pekanbaru Bisa Dijerat Pidana
Simpan Sabu di Lemari, Pria di Selatpanjang Ditangkap Polisi
Komentar