Selasa, 21 April 2026 WIB
Selasa, 21 April 2026 WIB

PT. IBP Belum Serahkan Dokumen SOP dan Amdal

- Jumat, 21 November 2014 23:42 WIB
PT. IBP Belum Serahkan Dokumen SOP dan Amdal
DUMAI - Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai Bambang Suryanto, mengatakan bahwa sampai saat ini perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama belum menyerahkan dokumen Standard Operating Procedure (SOP) dan dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

Ini menindaklanjuti masalah pencemaran lingkungan dari tumpahnya ribuan ton minyak CPO dan Palm Karnel Oil (PKO) milik PT Inti Benua Perkasa (IBP) Kota Dumai pada Ahad (16/11) dini hari lalu.

"Sejak insiden tumpahnya CPO dan PKO, pihak IBP sudah kita minta untuk menyerahkan dokumen SOP pembangunan tangki dan dokumen Amdal sebagai upaya antisipasi pencemaran lingkungan. Namun hingga kini pihak IBP belum menyerahkannya," katanya, Jumat (21/11/14).

Menurut Bambang, setiap diminta alasan mereka masih sibuk dalam menyelesaikan masalah insiden tangki timbun yang tumbang.

"Katanya masih sibuk melakukan normalisasi paska terjadinya tumpahan CPO dan PKO. Meski demikian, kita tetap meminta dokumen tersebut. Kita tunggu saja sampai mereka tidak sibuk lagi," tegasnya.

Ditempat terpisah, Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, mendukung langkah Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai untuk menutup dan memberhentikan operasional PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) pasca terjadinya tumpahan minyak.

Menurut Wawako, ini merupakan langkah bijak KLH dalam memberikan peringatan dan shock terapi bagi pihak perusahaan yang ada di Kota Dumai untuk dapat beroperasi lebih baik lagi kedepannya.

Upaya penutupan sementara pengoperasian PT.IBP yang direkomendasikan KLH Kota Dumai pasca terjadinya tumpahan CPO di lokasi pabrik PT.IBP, mendapatkan dukungan penuh dari Wawako Dumai Dr.H.Agus Widayat.

Disampaikan Wawako, kebijakan yang sudah diambil KLH kali ini merupakan tindakan yang spontan dan bijak, karena keputusan tersebut dianggap sangat tepat dalam menyikapi keadaan yang terjadi dilapangan.

"Meski tidak mengetahui secara jelas musibah yang terjadi, tetapi saya sangat mengetahui bahwa dampak yang ditimbulkan akibat tumpahan CPO beberapa waktu lalu, akan sangat berpengaruh pada keadaan masyarakat sekitar," jelas Wawako.

Dalam hal ini, Wawako menghimbau kepada siapapun yang akan melakukan pembangunan di Kota Dumai, agar hendaknya lebih memperhatikan dampak lingkungan dan keamanan bagi pembangunan yang dilaksanakan.

"Saya sangat mendukung langkah yang diambil KLH saat ini, karena dapat menjadi sebuah shock terapi bagi pihak perusahaan PT.IBP yang untuk kesekian kalinya membuat kegaduhan dalam Industri kerja di Kota Dumai. Setelah sebelumnya juga pernah terjadi insiden di lokasi pabrik yang sama," terang Wawako.

Senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Said Mustafa, dengan meminta KLH benar-benar memeriksa SOP PT IBP. Jika terbukti melanggar SOP perusahaan harus diberi sangsi sesuai aturan yang berlaku.

"Terkait insiden tumpahnya CPO dan PKO PT IBP Dumai saya minta KLH benar-benar memeriksa SOP PT IBP. Jika terbukti melanggar, beri sangsi tegas sesuai aturan," tegasnya kepada sejumlah awak media.(Soe/doc)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Komentar
Berita Terbaru