Operasi Simpatik 2015 Dimulai, Tidak Hanya Masyarakat, Polisi Pun Kena Razia
BENGKALIS -Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis mulai menggelar operasi simpatik tahun 2015. Operasi Simpatik digelar mulai hari ini, dilaksanakan di Jalan Antara tepatnya depan Kantor Satlantas Bengkalis, Rabu (1/4) siang.
Baca Juga:
Dari pantauan dilapangan, operasi simpatik yang melibatkan seluruh jajaran kesatuan Polres Bengkalis itu, menjaring semua pengendara yang tidak melengkapi kelengkapan berkendaraan. Tak hanya masyarakat, Polisi pun tak luput dari operasi tersebut.
"Polri mulai tanggal 1 April hingga 20 hari kedepan, khusus Satlantas mulai dari Mabes hingga kebawah menggelar operasi terpusat atau operasi simpatik 2015. Kegiatan ini kegiatan rutin yang ditingkatkan, adapun untuk tindakan kita bagi 3, yaitu tindakan refrensif, penindakan penilangan dan teguran,"kata Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Alex Sandy Siregar ketika ditemui disela operasi simpatik.
Disampaikan AKP Alex, dalam operasi simpatik, penindakan penilangan ataupun teguran dilakukan oleh petugas kepada masyarakat bermaksud agar masyarakat lebih memahami tentang keselamatan berkendaraan.
"Aturan ini dasarnya adalah undang- undang yang mengikat seluruh warga negara Indonesia. Kita lihat bersama selain masyarakat, Polisi juga terjaring razia. Apabila aparat Polisi tidak tertib tetap kita tindak,"tegasnya.
Mantan Kasatlantas Polres Kampar ini berharap, dengan digelarnya operasi simpatik, masyarakat Kabupaten Bengkalis bisa lebih meningkatkan kesadaran untuk tertib berlalu lintas.
"Dengan kesadaran tertib berlalu lintas, kita harapkan juga warga Bengkalis dapat terselamatkan dari Lakalantas,"pungkas Kasatlantas Polres Bengkalis.(Gus)
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM