Operasi Patuh 2016, Pelanggaran Lalin Bengkalis Meningkat 78 Persen
BENGKALIS -Operasi Patuh Siak 2016 yang digelar Polres Bengkalis sejak 16 Mei telah berakhir. Selama 14 hari pelaksanaan operasi tersebut petugas menjaring ribuan pelanggaran.
Dikatakan Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Alex Sandi Siregar, berdasarkan data yang telah dimiliki sebanyak 1.428 tindakan yang dikeluarkan terhadap pelanggaran lalu lintas. Diantaranya 1.264 tindakan lapangan dan 1.64 teguran yang dikeluarkan petugas razia.
"Kalau dibandingkan dengan tahun 2015 penindakan yang dilakukan Satlantas mengalami peningkatan 78 persen," terang Kasatlantas, Rabu (1/6) Siang dikantornya.
Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan penindakan seluruhnya merupakan pelanggaran yang kasat mata. Diantaranya paling dominan pelanggaran yang tidak menggunakan helm standar nasional indonesia.
Sebanyak 456 pelanggaran yang tidak menggunakan helm. Dibandingkan tahun kemarin meningkat 122 persen. Untuk pelanggaran tahun kemarin hanya sebanyak 205 pelanggarab tidak menggunakan Helm," kata Alex Sandi.
Selain itu pelanggaran yang dominan juga terjadi yakni pelanggaran rambu atau marka. Pelanggaran marka ini di dominasi oleh pelanggaran marka larangan berputar.
"Untuk pelanggaran marka larangan perputar sebanyak 336 pelanggaran yang diberikan tilang," jelasnnya.(Gus)
Dikatakan Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Alex Sandi Siregar, berdasarkan data yang telah dimiliki sebanyak 1.428 tindakan yang dikeluarkan terhadap pelanggaran lalu lintas. Diantaranya 1.264 tindakan lapangan dan 1.64 teguran yang dikeluarkan petugas razia.
"Kalau dibandingkan dengan tahun 2015 penindakan yang dilakukan Satlantas mengalami peningkatan 78 persen," terang Kasatlantas, Rabu (1/6) Siang dikantornya.
Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan penindakan seluruhnya merupakan pelanggaran yang kasat mata. Diantaranya paling dominan pelanggaran yang tidak menggunakan helm standar nasional indonesia.
Sebanyak 456 pelanggaran yang tidak menggunakan helm. Dibandingkan tahun kemarin meningkat 122 persen. Untuk pelanggaran tahun kemarin hanya sebanyak 205 pelanggarab tidak menggunakan Helm," kata Alex Sandi.
Selain itu pelanggaran yang dominan juga terjadi yakni pelanggaran rambu atau marka. Pelanggaran marka ini di dominasi oleh pelanggaran marka larangan berputar.
"Untuk pelanggaran marka larangan perputar sebanyak 336 pelanggaran yang diberikan tilang," jelasnnya.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar