Minyak CPO PT IBP Kembali Tumpah di Dumai
DUMAI -Perusahaan PT Inti Benua Perkasatam (IBP) yang berada di
Kawasan Sungai Sembilan, kembali mengalami musibah tumpahan CPO yang
meluber ke perairan.
Informasi tumpahan minyak CPO kembali ini dibenarkan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai Bambang Suryanto, Kamis (4/12/14) ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
"Benar ada kejadian tumpahan CPO yang menimpa perusahaan PT IBP di Sungai Sembilan. Tim kita sudah turun ke lapangan guna melakukan pengawasan," ujar Bambang Suryanto.
Dijelaskannya, kejadian tumpahan CPO itu sendiri tidak sampai meluber ke lingkungan penduduk, hanya saja meluber di bawah tangki timbun pengisian.
"Petugas telah diturunkan ke lokasi tumpahan, dan informasi sementara minyak hanya meluber ke bawah akibat salah satu tangki penuh saat pengisian dilakukan," katanya.
Dia mengaku juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat dalam menindaklanjuti kejadian tumpahan minyak yang sebelumnya juga baru terjadi pada November lalu di perusahaan tersebut.
Menurut dia, tumpahan CPO itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 07.00 WIB pagi, dan pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian ini ke pihak KLH Dumai.
"Kejadian ini masih didalami, apakah benar tumpah ke perairan atau sekedar meluber saja di sekitar tangki, yang jelasnya anggota kita sudah berada dilokasi kejadian," jelasnya.
Dia menegaskan, jika hasil penyelidikan mengindikasikan kejadian tumpahan minyak ini kembali cemari perairan akibat kelalaian, tentu saja pemerintah akan mengambil tindakan tegas.
"Kita tunggu hasil penyelidikan tim KLH, dan jika terbukti kembali mencemari perairan karena lalai, maka pemerintah akan mengambil tindakan tegas kepada perusahaan IBP tersebut," ungkapnya.
Sementara secara terpisah Humas PT IBP Dumai Sarmin, sejauh ini belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler dan pesan singkat.
Sebagai data tambahan, bahwa kejadian tumpahan minyak CPO milik perusahaan PT Inti Benua Perkasatama sudah kedua kalinya terjadi pada akhir tahun 2014 ini.
Sebelumnya sebanyak enam tangki timbun PT IBP tumbang dan menyebabkan ribuan ton minyak kernel kelapa sawit meluber ke perairan serta parit sekitar lingkungan pemukiman masyarakat setempat.
KLH Dumai hingga kini masih menunggu hasil kesimpulan uji sampel minyak yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau untuk mengambil tindakan lebih lanjut. (RTC/RED)
Informasi tumpahan minyak CPO kembali ini dibenarkan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai Bambang Suryanto, Kamis (4/12/14) ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
"Benar ada kejadian tumpahan CPO yang menimpa perusahaan PT IBP di Sungai Sembilan. Tim kita sudah turun ke lapangan guna melakukan pengawasan," ujar Bambang Suryanto.
Dijelaskannya, kejadian tumpahan CPO itu sendiri tidak sampai meluber ke lingkungan penduduk, hanya saja meluber di bawah tangki timbun pengisian.
"Petugas telah diturunkan ke lokasi tumpahan, dan informasi sementara minyak hanya meluber ke bawah akibat salah satu tangki penuh saat pengisian dilakukan," katanya.
Dia mengaku juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat dalam menindaklanjuti kejadian tumpahan minyak yang sebelumnya juga baru terjadi pada November lalu di perusahaan tersebut.
Menurut dia, tumpahan CPO itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 07.00 WIB pagi, dan pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian ini ke pihak KLH Dumai.
"Kejadian ini masih didalami, apakah benar tumpah ke perairan atau sekedar meluber saja di sekitar tangki, yang jelasnya anggota kita sudah berada dilokasi kejadian," jelasnya.
Dia menegaskan, jika hasil penyelidikan mengindikasikan kejadian tumpahan minyak ini kembali cemari perairan akibat kelalaian, tentu saja pemerintah akan mengambil tindakan tegas.
"Kita tunggu hasil penyelidikan tim KLH, dan jika terbukti kembali mencemari perairan karena lalai, maka pemerintah akan mengambil tindakan tegas kepada perusahaan IBP tersebut," ungkapnya.
Sementara secara terpisah Humas PT IBP Dumai Sarmin, sejauh ini belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler dan pesan singkat.
Sebagai data tambahan, bahwa kejadian tumpahan minyak CPO milik perusahaan PT Inti Benua Perkasatama sudah kedua kalinya terjadi pada akhir tahun 2014 ini.
Sebelumnya sebanyak enam tangki timbun PT IBP tumbang dan menyebabkan ribuan ton minyak kernel kelapa sawit meluber ke perairan serta parit sekitar lingkungan pemukiman masyarakat setempat.
KLH Dumai hingga kini masih menunggu hasil kesimpulan uji sampel minyak yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau untuk mengambil tindakan lebih lanjut. (RTC/RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar