Meranti Memanas, Puluhan Personil Polres Bengkalis di Berangkatkan
BENGKALIS -Sekitar 50 Personil Polres Bengkalis siang ini berangkat ke Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memback up Polres Meranti pasca kasus pembunuhan Polisi, Kamis (25/8).
Hal itu menyusul terjadi aksi dari keluarga dan masyarakat yang tidak terima tersangka pembunuhan Polisi Meranti tewas setelah diamankan Kepolisian setempat. Massa mengguruduk Polres Meranti untuk meminta kepastian mengenai tewasnya penusuk Polisi itu.
"Siang hari ini rekan- rekan dikumpul, untuk memback up Polres Meranti. Saat ini massa sedang mengepung Polres Meranti terkait ada anggota yang dibunuh, pelakunya ditangkap dan keluarga tidak terima,"kata Kompol Ananda Putra Wakapolres Bengkalis kepada 50 personil Polisi yang diberangkatkan ke Meranti.
Diberangkatnya 50 personil tersebut, merupakan perintah Polda Riau ke Kapolres Bengkalis untuk menambahkan kekuatan mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi di Polres Meranti.
"Kita Polres Bengkalis yang paling dekat dengan Meranti, oleh Pak Kapolda melalui Pak Kapolres memerintah kita berangkat ke Meranti, kita langsung berangkat,"tegasnya.
Sebelumnya, seorang personil Polres Meranti Adil S Tambunan tewas ditusuk oleh seorang tenaga honorer Dipenda Kabupaten Kepulauan Meranti Apri Adi Pratama, Kamis (25/8) dini hari.
Kejadian yang diiringi pertengkaran hebat itu terjadi di depan hotel Furama Selat Panjang. Pelaku yang kemudian menyerang Polisi dengan sebilah pisau dan menusuk ke korban sebanyak 5 hingga membuat korban tewas.
Pelaku Apri Adi langsung melarikan diri dan berhasil diamankan di Kecamatan Merbau. Pelaku yang diamankan melawan, dilumpuhkan Polisi dengan menembak kaki pelaku. Belakangan pelaku dikabarkan tewas, tidak terima kabar tersebut, warga dan keluarga korban melakukan aksi di Polres Meranti.(Gus)
Hal itu menyusul terjadi aksi dari keluarga dan masyarakat yang tidak terima tersangka pembunuhan Polisi Meranti tewas setelah diamankan Kepolisian setempat. Massa mengguruduk Polres Meranti untuk meminta kepastian mengenai tewasnya penusuk Polisi itu.
"Siang hari ini rekan- rekan dikumpul, untuk memback up Polres Meranti. Saat ini massa sedang mengepung Polres Meranti terkait ada anggota yang dibunuh, pelakunya ditangkap dan keluarga tidak terima,"kata Kompol Ananda Putra Wakapolres Bengkalis kepada 50 personil Polisi yang diberangkatkan ke Meranti.
Diberangkatnya 50 personil tersebut, merupakan perintah Polda Riau ke Kapolres Bengkalis untuk menambahkan kekuatan mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi di Polres Meranti.
"Kita Polres Bengkalis yang paling dekat dengan Meranti, oleh Pak Kapolda melalui Pak Kapolres memerintah kita berangkat ke Meranti, kita langsung berangkat,"tegasnya.
Sebelumnya, seorang personil Polres Meranti Adil S Tambunan tewas ditusuk oleh seorang tenaga honorer Dipenda Kabupaten Kepulauan Meranti Apri Adi Pratama, Kamis (25/8) dini hari.
Kejadian yang diiringi pertengkaran hebat itu terjadi di depan hotel Furama Selat Panjang. Pelaku yang kemudian menyerang Polisi dengan sebilah pisau dan menusuk ke korban sebanyak 5 hingga membuat korban tewas.
Pelaku Apri Adi langsung melarikan diri dan berhasil diamankan di Kecamatan Merbau. Pelaku yang diamankan melawan, dilumpuhkan Polisi dengan menembak kaki pelaku. Belakangan pelaku dikabarkan tewas, tidak terima kabar tersebut, warga dan keluarga korban melakukan aksi di Polres Meranti.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar