Menyamar Sebagai Pembeli, Polsek Tebingtinggi Ringkus 2 Bandar Sabu
MERANTI - Kepolisian Sektor (Polsek) Tebingtinggi meringkus 2 warga Tionghoa yang merupakan bandar narkoba jenis sabu-sabu, di salah satu rumah jalan Merbau Gang Media, Selatpanjang Kota, Jumat (15/1/2016) malam. Masing-masing tersangka berinisial CW (44) warga jalan Teladan, Kelurahan Selatpanjang Timur dan Ak (57) warga jalan Banglas, Kelurahan Selatpanjang Timur.
Hal itu disampaikan Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi, Sabtu (16/1/2016) pagi. Ia mengatakan, kedua tersangka ditangkap di lokasi yang sama dengan waktu yang berbeda. Ketika melakukan upaya penangkapan kedua tersangka sempat mengecoh petugas dengan cara membuang barang haram tersebut di seputaran lokasi penangkapan.
Ia menjelaskan, kronologis penangkapan kedua tersangka tersebut berdasarkan laporan dan informasi dari warga sekitar yang merasa curiga dengan gerak-gerik tersangka CW. Setelah ditelusuri warga, ternyata CW sering menjadikan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai tempat transaksi jual beli narkoba jenis sabu-sabu.
Mendapati informasi tersebut, pihaknya tidak menyia-nyiakan waktu. Kemudian, sekira pukul 21.00 WIB pihaknya langsung membentuk tim untuk meringkus tersangka awal (CW, red) di rumah tersebut. Akhirnya tim yang dibentuk Ade tersebut, sepakat menugaskan 3 anggotanya untuk melakukan penyamaran sebagai pembeli.
"Tersangka CW mengetahui petugas kita sedang menyamar sebagai pembeli. Saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha membuang sabu-sabu yang dipesan itu. Dan ditemukan barang bukti yang dibuangnya 1 paket sabu senilai satu juta dua ratus ribu rupiah," katanya. Selain sabu, dari tangan CW polisi juga menyita barang bukti berupa 1 buah bong yang lengkap dengan alat penghisap dan uang tunai Rp1 juta.
Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan terhadap tersangka CW. Kepada polisi CW mengakui bahwa barang haram tersebut didapat dari salah seorang bandar berinisial Ak. Kemudian polisi memancing Ak melalui CW agar mengantarkan sabu yang dipesan ke rumah yang sama.
"Setelah datang, Ak langsung diringkus. Ia juga berusaha mengecoh kita dengan membuang barang bukti 2 paket besar sabu senilai lima belas juta rupiah," ungkapnya.
Polisi juga menyita 1 unit sepeda motor Honda merk Supra BM 3989 DF, 1 buah timbangan, 2 buah alumunium foil, 47 plastik klip yang digunakan sebagai pembungkus sabu yang terdiri dari 11 ukuran kecil dan 36 ukuran besar serta 1 unit handphone merk Samsung warna hitam.
Saat ini kedua tersangka tengah diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti. Sementara untuk hukumannya, pihaknya akan menjerat kedua tersangka dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 ttg Narkotika. (eaf)
Baca Juga:
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak