Maaping Pelabuhan Tikus, Polisi Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba di Bengkalis
BENGKALIS - Ibarat puncak gunung es, kecil terlihat namun di bawahnya menyimpan hamparan es yang luas. Fenomena ini menggambarkan maraknya peredaran narkoba jenis sabu yang terjadi di Pulau Bengkalis.
Baca Juga:
Dan faktanya, pulau yang merupakan selat ini, terdapat banyak pelabuhan tikus. Pelabuhan ini diduga merupakan gerbang pintu masuk narkoba dari Malaysia.
"Kita lakukan maaping ke daerah rawan (pelabuhan tikus,red) yang merupakan gerbang pintu masuknya narkoba tersebut. Upaya ini terus kita lakukan guna mempersempit ruang gerak para penjahat narkoba di Kabupaten Bengkalis ini ," tegas Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto melalui Kasat Narkoba, AKP Syahrizal, Senin 10 Desember 2018.
"Kita bersama sat polair juga melakukan patroli dilaut serta menyisir perairan pesisir khususnya di wilayah yang terdapat pelabuhan pelabuhan tikus," tambah Syahrizal.
Sementara itu, penanganan serta pencegahan maperedaran narkoba di negeri junjungan ini, ungkap Syahrizal lagi. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Pihaknya juga menjalin komunikasi dan bersosialisasi dengan masyarakat.
"Narkoba adalah musuh negara. Dan sudah menjadi tugas kita bersama memutuskan mata rantai jaringan kejahatan ini," pungkas kasat menambahkan kerjasama juga dijalin dengan TNI, Bea Cukai, lembaga sosial serta pemkab bengkalis.
Tulisan ini sudah terbit di RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: Polisi Sisir Pelabuhan Tikus "Gerbang Narkoba" di Bengkalis
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan