Laka Dewi Fransisca, Siswa SMKN 1 Bengkalis Viral di Sosial Media
BENGKALIS -Kasus kecelakaan menimpa siswi SMKN 1 Bengkalis bernama Dewi Fransisca (16) viral di sosial media. Warga Bantan Tengah ini mengalami kecelakaan diduga melarikan diri dari kejaran oknum Polantas Bengkalis yang sedang melakukan razia zebra, Senin (6/11/2017) petang kemarin.
Kecelakaan itu hingga kini terus di viralkan warganet di Bengkalis. Tak sedikit, warganet yang menyayangkan kejadian itu.
Akun facebook Norman Norman menulis dugaan kecelakaan itu diduga akibat lari dari kejaran oknum petugas razia.
"Ntah siape yang salah awak tak tawu do, kondisi budak dikejar oknum petugas razia.,"tulisnya lengkap dengan foto waktu kejadian.
Postingan warganet ini mendapat tanggapan 1.174 pengguna facebook dan 964 komentar.
Akun lainnya Ema We menulis "Kode keras buat polisi... Jangan merasa jagoan hanya karna pangkat dan kerjaan.. Tapi hargai nyawa masyarakat yang di anggap murahan!!! Semoga tak ada korban selanjutnya....,"
Postingan ini mendapat 120 tanggapan warganet dan 93 komentar.
Kasus kecelakaan ini terjadi di Jalan Hos Cokro Aminoto, Bengkalis tepatnya di depan Gang Amor. Korban yang tak sadarkan diri di larikan kerumah sakit. Korban kini dirawat intensif di RSUD Bengkalis.
Ayah korban sempat shok
Orangtua korban Dewi Fransisca sempat shok mendengar kabar kecelakaan anaknya. Sandi begitu sapaannya mengaku mengetahui kabar itu dari Pemerintah Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Bengkalis.
"Saya dapat kabar dari desa anak saya tabrakan, waktu itu saya di kebun. Terkejut saya, sampai bawa honda pun tak bisa, "ungkapnya kepada bengkalisone di ruang rawat inap lantai II RSUD Bengkalis.
Sandi mengaku mendapat informasi anaknya kecelakaan akibat kejaran oknum petugas.
"Informasinya seperti itu tapi saya belum bisa memastikan. Semalam kepala polisi juga datang, hari ini tak ada nampak,"terang Sandi.
Kondisi Fransisca sudah siuman. Hanya saja dia belum bisa berkomunikasi karena jahitan luka di mulut.
"Di dahi delapan jahitan, bawah bibir dua luar dalam, "imbuhnya.
Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Rahmad C Yusuf ketika di konfirmasi belum menjelaskan kasus tersebut. Dia lebih memilih tidak membalas pesan whatsapp yang di kirim Bengkalisone.(Gus)
Kecelakaan itu hingga kini terus di viralkan warganet di Bengkalis. Tak sedikit, warganet yang menyayangkan kejadian itu.
Akun facebook Norman Norman menulis dugaan kecelakaan itu diduga akibat lari dari kejaran oknum petugas razia.
"Ntah siape yang salah awak tak tawu do, kondisi budak dikejar oknum petugas razia.,"tulisnya lengkap dengan foto waktu kejadian.
Postingan warganet ini mendapat tanggapan 1.174 pengguna facebook dan 964 komentar.
Akun lainnya Ema We menulis "Kode keras buat polisi... Jangan merasa jagoan hanya karna pangkat dan kerjaan.. Tapi hargai nyawa masyarakat yang di anggap murahan!!! Semoga tak ada korban selanjutnya....,"
Postingan ini mendapat 120 tanggapan warganet dan 93 komentar.
Kasus kecelakaan ini terjadi di Jalan Hos Cokro Aminoto, Bengkalis tepatnya di depan Gang Amor. Korban yang tak sadarkan diri di larikan kerumah sakit. Korban kini dirawat intensif di RSUD Bengkalis.
Ayah korban sempat shok
Orangtua korban Dewi Fransisca sempat shok mendengar kabar kecelakaan anaknya. Sandi begitu sapaannya mengaku mengetahui kabar itu dari Pemerintah Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Bengkalis.
"Saya dapat kabar dari desa anak saya tabrakan, waktu itu saya di kebun. Terkejut saya, sampai bawa honda pun tak bisa, "ungkapnya kepada bengkalisone di ruang rawat inap lantai II RSUD Bengkalis.
Sandi mengaku mendapat informasi anaknya kecelakaan akibat kejaran oknum petugas.
"Informasinya seperti itu tapi saya belum bisa memastikan. Semalam kepala polisi juga datang, hari ini tak ada nampak,"terang Sandi.
Kondisi Fransisca sudah siuman. Hanya saja dia belum bisa berkomunikasi karena jahitan luka di mulut.
"Di dahi delapan jahitan, bawah bibir dua luar dalam, "imbuhnya.
Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Rahmad C Yusuf ketika di konfirmasi belum menjelaskan kasus tersebut. Dia lebih memilih tidak membalas pesan whatsapp yang di kirim Bengkalisone.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Komentar