Rabu, 22 April 2026 WIB
Rabu, 22 April 2026 WIB

Kronologis Pembakaran Kapal Nelayan Meranti di Bengkalis versi Polisi

- Kamis, 08 Desember 2016 19:01 WIB
Kronologis Pembakaran Kapal Nelayan Meranti di Bengkalis versi Polisi
BENGKALIS -Kapal pompong KM Gunung Lima milik nelayan Tebing Tinggi Barat Kepulauan Meranti dibakar oleh sekelompok masyarakat nelayan rawai desa Muntai kecamatan Bantan Bengkalis, Rabu (7/12) kemarin.

Aksi main hakim sendiri warga tersebut buntut dari nelayan Meranti Bakri dan Abdul Razak yang melakukan penjaringan menggunakan jaring batu diwilayah pesisir pantai Muntai.

Kapolsek Bantan AKP Yuherman mengutarakan, kapal nelayan Meranti dengan nakhodai Bakri itu melakukan penjaringan diwilayah pesisir pantai Muntai, nelayan rawai setempat yang melihat hal tersebut beramai-ramai mengamankan kapal beserta nelayannya.

"Awalnya tidak ada aksi bakar-bakar itu, berjalan baik-baik saja. Kita dari Polsek mendapat informasi itu langsung mendatangi dan melakukan negosiasi, "kata Kapolsek saat ditemui bengkalisone, Kamis (8/12).

Disampaikan Kapolsek, negosiasi dengan mediasi dilakukan dengan mengumpul perwakilan nelayan rawai Muntai.

"Tercapai kesepakatan, mereka meminta agar Kepolisian menempatkan personel di Muntai untuk mencegah dan melarang masuknya jaring batu beroperasi di perairan Muntai karena mereka menganggap itu melanggar peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan,"jelasnya.

"Setelah itu, kita sepakati, bahwa 2 nelayan Meranti kita amankan ke Polsek termasuk kapal pompong Karena itu melanggar peraturan operasional. Namun usai rapat, ketika kita hendak melihat kondisi kapal yang diamankan nelayan rawai, kondisinya masyarakat sangat ramai, ibu-ibu, para nelayan. Belum sempat kita menyampaikan hasil mediasi, termasuk perwakilan mereka belum sempat menyampaikan, ada provokosi dari oknum masyarakat, 'bakar-bakar' disitu terjadi aksi pembakaran,"tambah AKP Yuherman.

Karena kondisi memanas, Kapolsek mengutarakan memerintahkan personel Polsek mengamankan 2 nelayan meranti ke Mapolsek.(Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Komentar
Berita Terbaru