Kejaksaan Tetapkan Mantan Penjabat Kades Batang Duku, Bengkalis Tersangka
BENGKALIS -Kejaksaan Negeri Bengkalis menetapkan mantan Penjabat Kades Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis berinisial H tersangka korupsi dana desa, Senin (21/8/2017) kemarin.
Dia ditetapkan tersangka atas dugaan korupsi dana desa Batang Duku tahun 2013-2016. Kerugian atas perbuatan H senilai Rp 200 juta.
"Kita telah menetapkan mantan penjabat kades Batang Duku berinisial H sebagai tersangka. Penetapan itu kemarin (senin), "ungkap Kepala Kejaksaan Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Pidsus Arief Setya Nugroho membenarkan, Selasa (22/8/2017).
Dikatakan Arief, tersangka H tidak dilakukan penahanan. H menurutnya, sangat koperatif menghadapi proses hukum dan mengembalikan kerugian negera.
"Belum kita lakukan penahanan. Bersangkutan sangat koperatif,"jelasnya.
Arief mengatakan, Kejaksaan Bengkalis hanya menetapkan satu tersangka pada korupsi dana desa Batang Duku.
"Hanya satu tersangka. Yang bersangkutan juga mengaku melakukan itu sendiri, "pungkas Kasi Pidsus. (Gus)
Dia ditetapkan tersangka atas dugaan korupsi dana desa Batang Duku tahun 2013-2016. Kerugian atas perbuatan H senilai Rp 200 juta.
"Kita telah menetapkan mantan penjabat kades Batang Duku berinisial H sebagai tersangka. Penetapan itu kemarin (senin), "ungkap Kepala Kejaksaan Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Pidsus Arief Setya Nugroho membenarkan, Selasa (22/8/2017).
Dikatakan Arief, tersangka H tidak dilakukan penahanan. H menurutnya, sangat koperatif menghadapi proses hukum dan mengembalikan kerugian negera.
"Belum kita lakukan penahanan. Bersangkutan sangat koperatif,"jelasnya.
Arief mengatakan, Kejaksaan Bengkalis hanya menetapkan satu tersangka pada korupsi dana desa Batang Duku.
"Hanya satu tersangka. Yang bersangkutan juga mengaku melakukan itu sendiri, "pungkas Kasi Pidsus. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Komentar