Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Bangunan di Selatpanjang
MERANTI -Sebanyak 4 unit bangunan yang terdiri dari 2 rumah 1 gudang meubeler lantai 3 dan 1 gedung sarang walet, Senin (11/7/2016) hangus dilalap sijago merah di pemukiman masyarakat Tionghoa Jalan Jumpul RT 04 RW 03 Kelurahan Selatpanjang Barat.
Kebakaran yang terjadi pada pukul 08:00 WIB pagi ini diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah yang menjual barang-barang bekas. Sempat terdengar tiga kali bunyi ledakan yang berasal dari tabung gas. Kemudian api merambat ke salah satu gudang meubeler dan furniture milik toko sofa dan toko Karya Indah. Api sulit dipadamkan karena terdapat material yang mudah terbakar yang terdapat di dalam lantai 2 dan lantai 3 gudang membuat asap mengepul membumbung ke langit.
Gabungan personel pemadam kebakaran dan Satpol PP terpaksa menjebol tembok yang terbuat dari batu itu dan mulai melakukan pembasahan untuk mengurangi kepulan asap itu. Dua unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil resque tiba di lokasi setelah 10 menit kejadian, sebelumnya api dipadamkan menggunakan mesin pompa air milik vihara Panca Sakti.
Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH mengatakan instansinya mendapat informasi tentang kebakaran tersebut dari salah seorang warga yang pada waktu itu dirinya dan anggota sedang melakukan upacara bendera di kantor bupati.
"Dua mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil resque diturunkan ke lokasi itu dengan kekuatan penuh sebanyak 60 anggota lantaran api berkobar cukup besar. Kebakaran terjadi Akibat hubungan pendek arus listrik. Beruntung tidak ada korban," katanya.
Edy menambahkan petugas dan armadanya sangat sulit untuk menembus lokasi kebakaran, karena sempitnya jalan dan banyaknya warga yang berkerumun untuk menyaksikan kebakaran tersebut dan terbatasnya sumber air.
"Kendala kami saat memadamkan api ini adalah banyak warga yang menonton. Sehingga mobil susah masuk untuk menuju lokasi kebakaran. Sumber air juga sangat terbatas dan jauh dari lokasi, sehingga kami terpaksa menggunakan air sungai, api baru bisa dipadamkan 3 jam kemudian," kata Edy.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar SIk MM yang tiba di lokasi mengatakan pihaknya sedang mengidentifikasi sebab terjadinya kebakaran tersebut,dari olah tempat kejadian perkara dugaan sementara sumber api berasal dari arus pendek listrik.
"Proses penyelidikan masih dilakukan, dari data yang kami himpun dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik yang berasal dari sebuah rumah yang menjual barang-barang bekas. Api sangat sulit dipadamkan karena di dalam gudang terdapat bahan yang mudah terbakar, sedangkan pemiliknya dikabarkan ke luar negeri, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah," kata Asep.
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak meninggalkan rumah dari segala yang memicu kebakaran.
"Saya menghimbau kepada warga yang akan berpergian agar memeriksa semua barang elektronik dan sambungan listrik di rumah yang ditinggalkan. Jangan sampai colokan elektronik yang masih tersambung menjadi penyebab kebakaran yang sering terjadi seperti itu," ungkap Kapolres.(Halloriau)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar