KPK Sita Uang Miliaran Rupiah Saat Penangkapan Gubernur Riau
JAKARTA, PESISIRONE.com- KPK telah menangkap Gubernur Riau Annas Maamun saat sedang melakukan transaksi suap bersama seorang penegak hukum. Uang miliaran rupiah juga ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan itu.
Berdasarkan informasi yang didapat, Kamis (25/9/2014), Annas Maamun ditangkap di sebuah perumahan elite yang berada di Cibubur, Jakarta Timur. Saat itu, dia tengah menyuap seorang penegak hukum.
Kabarnya, uang suap miliaran rupiah itu digunakan untuk pengurusan kasus yang tengah ditangani penegak hukum.
Selain Annas, KPK juga menangkap 8 orang lainnya. Ada 7 mobil yang membawa Gubernur Riau dan 8 orang lain memasuki gedung KPK.
Selain itu, KPK juga mengamankan sebuah mobil yang disebut milik Gubernur Riau. Mobil itu adalah Toyota Innova warna putih bernopol BM 1445 TP.
Saat ini, sembilan orang yang terjaring OTT telah sampai ke KPK. Mereka langsung digelandang melalui basement gedung KPK.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sudah mengamini soal penangkapan ini. Namun Bambang belum merinci atas kasus suap apa Bambang ditangkap.
"Benar hari ini kita melakukan operasi tangkap tangan," terang Bambang di sela-sela diskusi di Langsat, Kebayoran Baru, Kamis (25/9/2014).(dtc/pog)
Berdasarkan informasi yang didapat, Kamis (25/9/2014), Annas Maamun ditangkap di sebuah perumahan elite yang berada di Cibubur, Jakarta Timur. Saat itu, dia tengah menyuap seorang penegak hukum.
Kabarnya, uang suap miliaran rupiah itu digunakan untuk pengurusan kasus yang tengah ditangani penegak hukum.
Selain Annas, KPK juga menangkap 8 orang lainnya. Ada 7 mobil yang membawa Gubernur Riau dan 8 orang lain memasuki gedung KPK.
Selain itu, KPK juga mengamankan sebuah mobil yang disebut milik Gubernur Riau. Mobil itu adalah Toyota Innova warna putih bernopol BM 1445 TP.
Saat ini, sembilan orang yang terjaring OTT telah sampai ke KPK. Mereka langsung digelandang melalui basement gedung KPK.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sudah mengamini soal penangkapan ini. Namun Bambang belum merinci atas kasus suap apa Bambang ditangkap.
"Benar hari ini kita melakukan operasi tangkap tangan," terang Bambang di sela-sela diskusi di Langsat, Kebayoran Baru, Kamis (25/9/2014).(dtc/pog)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar