Hak Jawab Bakhtarudin Atas Berita 'Tak Hadir Dipelantikan, Mantan Ketua dan Sekretaris PWI Bengkalis Belum Legowo'
Bakhtarudin memberikan hak jawab dan klarifikasi terkait berita bengkalisone.com hari Selasa 18 Desember 2018 berjudul: Tak Hadir Dipelantikan, Mantan Ketua dan Sekretaris PWI Bengkalis Belum Legowo
Berikut penjelasannya seperti dikirim dalam bentuk tulisan hak jawab diterima redaksi bengkalisone.com via gmail, Selasa (18/12/2018):
1. Nama saya Bakhtaruddin bukan Bahtarudin.
2. Sebagai Ketua Konferkab IV PWI Bengkalis saya dan Sekretaris Konferkab selalu menghubungi rekan-rekan pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bengkalis setiap akan digelar rapat dan memberitahu seluruh anggota PWI Bengkalis beberapa hari sebelum Konferkab digelar.
3. Saya juga ikut bertarung dalam pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, bersaing dengan Alfisnardo, Zulkarnaen dan Mazwin. Karena kalah jumlah suara, secara sportif saya mundur dan memberikan suara kepada Mazwin. Usai itu, saya kemudian menyalami Mazwin dan disambut, namun Alfisnardo menolak berjabat tangan.
3. Ternyata Mazwin yang mengantongi suara terbanyak juga mundur. Dan itu haknya. Demikian juga dengan Zulkarnen, dia juga mundur. Akhirnya Alfisnardo terpilih secara aklamasi.
Sebelum terpilih secara aklamasi memang terjadi perdebatan terkait status dugaan keterlibatan kandidat di partai politik.
Namun, semua persoalan larangan pengurus PWI jadi pengurus dan anggota Partai Politik tak berlanjut. Semuanya selesai di ruang Konferkab. Karena kami yang berseteru dengan teman sendiri tak ingin masalah ini sampai kekalayak ramai.
Seharusnya bengkalisone.com yang pemilik dan pengelolanya orang PWI Kabupaten Bengkalis tidak mempermasalahkan ketidak hadiran kami (Usman dan Bakhtaruddin). Ini sama saja mengusik ketenangan orang lain.
Kalau bengkalisone.com profesional dan apalagi pengelolanya pengurus PWI sepantasnya dan pada tempatnya mengkonfirmasi kepada Ketum PWI Pusat Atal S Depari dan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang. Apakah pengurus PWI boleh jadi pengurus partai politik?.
Harusnya, teman-teman masalah ini yang harus dipertanyakan biar tak jadi gunjingan berkepanjangan, bukan ketidak hadiran kami yang memang tidak diberi tahu.
4. Sebagai ketua terpilih, Alfisnardo membentuk panitia pelantikan yang saya sendiri tak tahu siapa. Sebab, tidak sekalipun saya diajak dan diberitahu terkait rapat-rapat persiapan. Kendati sering bertemu. Namun, pengurus terpilih tertutup dalam hal ini. Karena tak diberitahun kapan dan dimana rapat diadakan tentu saya tak datang. Ini masalah etika.
5. Ketika hari pelantikan ditetapkan (Selasa 17 Desember 2018) seperti berita pelantikan yang saya baca di bengkalisone.com juga saya tidak diberi tahu, baik lisan maupun via sms. Padahal, pada Sabtu (15/12/18) pagi, saat saya tengah sarapan di Hotel Grand Zuri-Dumai, saya berjumpah dengan Alfisnardo. Saat itu, saya lagi mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW). Alfisnardo hanya melambaikan tangan dan saya balas dengan lambaian pula.
Setiap kali bertemu dengan ketua terpilih, tak sekalipun memberitahu jadwal dan hari pelantikan yang digelar, Selasa 17 Desember 2018 seperti diberitakan bengkalisone.com.
Usai UKW, karena tak ada kegiatan lain di Dumai, saya kembali ke Pekanbaru. Selasa 17 Desember 2018 siang, sekitar pukul 10.30 WIB, Alfisnardo menelpon saya mengatakan mengapa saya tak datang dalam acara pelantikan.
Karena diberitahu beberapa jam sebelum pelantikan, saya memang marah. Bahkan saya sempat memaki Alfis yang pernah satu perusahaan dengan saya (Harian Riau Mandiri).
Sebagai teman, bersitegang dengan Alfis bukan sekali dua. Namun, terkait persiapan dan acara pelantikan memang saya protes, karena memberitahu 2 jam sebelum pelantikan itu sangat tidak elok. Untuk diingat oleh teman-teman, saya adalah anggota biasa PWI dan kartu saya aktif. Saya bagian dari anggota PWI Bengkalis. Saya masuk PWI jauh sebelum teman-teman di Bengkalis masuk PWI.
Penjelasan Redaksi
Terima kasih untuk hak jawab yang saudara sampaikan. Kami perlu menjelaskan bahwa narasumber yang ada dalam berita yang dimaksud diwawancarai langsung dan rekamannya semua ada pada kami, termasuk wawancara dengan Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Alfisnardo.
Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas pemberitaan sebelumnya, redaksi meminta maaf. [red/boc]
Baca Juga:
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan