Guru yang Cubit Anak Tentara Dituntut Enam Bulan Penjara
BENGKALISONE.com- Samhudi, guru SMP Raden Rahmad Balongbendo, Sidoarjo yang didakwa memukul dan mencubit anak TNI dituntut Jaksa 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan denda Rp500.
Tuntutan jaksa dari Kejari Sidorajo itu dibacakan saat sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (14/7/2016).
Meski sudah dilakukan mediasi dan sudah mencapai kata sepakat untuk berdamai antara pihak Samhudi sebagai terdakwa dan Serka TNI Yuni Kurniawan selaku ayah korban, namun agenda sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo terus berlanjut.
Sementara itu, penasehat hukum terdakwa Priyo Utomo tetap akan meakukan pembelaan atau pledoi dan bersikukuh akan meminta pembebasan kliennya karena fakta persidangan yang diajukan jaksa tidak memenuhi unsur.
"Kita akan mengajukan pembelaan karena fakta-fakta sidang yang diajukan jaksa tidak memenuhi unsur," ujar Priyo.
Sidang akhirnya dilanjutkan Kamis depan dengan agenda pembacaan pledoi dari tima penasehat hukum terdakwa.(sindo)
Tuntutan jaksa dari Kejari Sidorajo itu dibacakan saat sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (14/7/2016).
Meski sudah dilakukan mediasi dan sudah mencapai kata sepakat untuk berdamai antara pihak Samhudi sebagai terdakwa dan Serka TNI Yuni Kurniawan selaku ayah korban, namun agenda sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo terus berlanjut.
Sementara itu, penasehat hukum terdakwa Priyo Utomo tetap akan meakukan pembelaan atau pledoi dan bersikukuh akan meminta pembebasan kliennya karena fakta persidangan yang diajukan jaksa tidak memenuhi unsur.
"Kita akan mengajukan pembelaan karena fakta-fakta sidang yang diajukan jaksa tidak memenuhi unsur," ujar Priyo.
Sidang akhirnya dilanjutkan Kamis depan dengan agenda pembacaan pledoi dari tima penasehat hukum terdakwa.(sindo)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar