Empat Jenazah Terduga Teroris Mapolda Riau Dimakamkan
BENGKALISONE - Jenazah empat teroris yang melakukan penyerangan ke Markas Kepolisian Daerah Riau akhirnya dapat dimakamkan di kampung halaman masing–masing di Dumai dan Bengkalis.
Jasad keempatnya dijemput pihak keluarga pada Sabtu (19/5) dini hari dan langsung dimakamkan pada pagi harinya.
Kapolres Dumai, AKBP Restika Perdamaian Nainggolan, mengatakan, selama berlangsungnya prosesi pemakaman terhadap tiga terduga teroris di Kota Dumai tidak ada penolakan dari masyarakat setempat.
"Tidak ada penolakan dari masyarakat terkait lokasi pemakaman. Selama berlangsungnya kegiatan pemakaman, situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif," jelas Restika, Minggu (20/5).
Dia menjelaskan, jenazah Pogang Harahap alias Abu Daud yang sehari–hari bekerja sebagai buruh dan beralamat di rumah ibunya Basani Boru Simamora Jl Perjuangan RT 010, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, bersama jenazah Adi Sufiyan, yang juga adik kandung Aan Sentosa, usaha toge, dibawa ke alamat ibunya Sri Wahyuni di Jl Pendowo Gg Mekar RT 06, Kelurahan Bukit Batrem I, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.
"Keduanya lalu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum di Jl Sejati RT 09 Kelurahan Bukit Batrem I, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai," jelas Restika.
Sedangkan jenazah Suwardi dibawa ke rumah ibunya Nilam Jl Raya Lubuk Gaung RT 03, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai.
"Jenazah almarhum Suwardi telah dikebumikan sekitar pukul 11.00 WIB di TPU Jl Rimbun Jaya RT 04 Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai," ujar Restika.
Sementara Kapolres Bengkalis, AKB Yusup Rahmanto, mengatakan, pemakaman terhadap terduga teroris Mursalim alias Ical alias Pak Ngah dilaksanakan di TPU Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
"Pemakaman dihadiri oleh Kepala Desa Pasiran, saudara Amin, Toga, H Maaruf, pihak keluarga, masyarakat atau pelayat sebanyak 100 orang," jelas Kapolres.
Sebelum dikuburkan, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka Jalan Imam Bulqin Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
"Setelah jenazah dimakamkan dilanjutkan pembacaan doa," jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, mengatakan, pihaknya bersama Densus 88 telah menangkap 5 terduga teroris di Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai. Ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terduga teroris sebelumnya.
"Ada 5 terduga teroris lagi yang diamankan tim Densus 88," ujar Kapolda di Pekanbaru, Minggu (20/5).
Namun, Nandang tak merincikan identitas kelima terduga teroris tersebut. Kelima pelaku berkaitan dengan aksi penyerangan Mapolda Riau pada Rabu (16/5) lalu.
"Kelima terduga teroris itu ditangkap di dua daerah Rokan Hilir dan Dumai," kata Nandang.
Sementara Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto, mengatakan, ada dua terduga teroris yang diamankan bersama Densus 88 Antiteror. Keduanya ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.
"Dua terduga teroris ditangkap dengan inisial HS diamankan di Kecamatan Pujud, dan AH ditangkap di Bangko Pusako," jelas Sigit.
Dalam penangkapan itu, lanjutnya, turut disita sejumlah barang bukti dan dokumen serta ATM milik kedua terduga teroris.
"Petugas tidak menemukan bahan peledak," tukas Sigit.
Adapun barang bukti yang disita dari kedua terduga teroris itu berupa sejumlah kartu ATM, Kartu Keluarga, KTP, STNK sepeda motor, kwitansi, telepon genggam, smartphone, dan lainnya.[tnr]
Baca Juga:
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan