Diduga Stres, Napi di Lapas Bengkalis Tewas Gantung Diri
BENGKALIS - Edi Tinggal (59) narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dikamar penjara, aksi nekad Edi diduga karena setres, Minggu petang (8/2) sekitar pukul 17.00 wib.
Baca Juga:
Edi yang merupakan warga Pematang
Siantar Sumatera Utara ini menjadi narapida kasus perlindungan anak divonis 4 tahun 3 bulan dan telah menjalani masa hukuman baru 6 bulan.
Dikatakan Kalapas Bengkalis Bawon melalui KPLP Sugiyanto sebelum diketahui gantung diri dengan menggunakan kain sarung, Edi sempat mengamuk tanpa sebab yang pasti.
"Setelah itu sempat mau kabur juga, kita hadang, mau kemana? Kenapa lari? Kita tanya, saya ditunggu pak Bupati, jawab Edi ketika itu"ungkap KPLP, Senin (9/2).
Ketahuan sedang menggantung diri di dalam kamar penjara, setelah usai apel sore, petugas melakukan menghitung napi. Edi sempat memperoleh pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit, akan tetapi nyawanya tidak juga
terselamatkan.
"Untuk jenazah kita berangkat ke tempat asalnya, karena saat kita hubungi pihak keluarga seperti itu permintaannya,"pungkas Sugiyanto.(Gus)
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat