Di Bengkalis, Kajati Riau Sebut Ada Tersangka Baru Kasus PT BLJ
BENGKALIS - Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari penyertaan modal PT BLJ terus ditangani Kejati Riau.
Sampai saat ini Kejati Riau telah melakukan menyelamatkan Kerugian negara sebesar Rp 130 miliar dari kerugian 265 miliar.
"Yang sudah kita selamatkan dari uang dan aset kisaran mencapai Rp 130 miliar," ungkap Uun Abdul Syakur Kepala Kejati Riau, Rabu (19/8) usai kunjungan di kantor Bupati Bengkalis.
Lanjut dia, kerugian negara yang diselamatkan berupa uang dan aset. Aset yang di selamatkan berupa tanah yang terdapat dibeberapa kabupaten.
"Diantaranya tanah di pelalawan, Kampar dan Bengkalis," kata Uun.
Lanjut dia, pihaknya akan terus mengejar kerugian negara.
"Kemungkinan masih ada tersangka baru dan kerugian negara lainnya yang masih kita kejar," terang Uun.
Lanjut dia, saat ini kerugian negara perkara TPPU BLJ yang masih dikejar pihaknya sebanyak Rp 150 miliar.
Seperti diketahui, perkara TPPU BLJ sebelumnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis. Namun pada awal tahun 2017 dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi untuk membermudah koordinasi.(Gus)
Sampai saat ini Kejati Riau telah melakukan menyelamatkan Kerugian negara sebesar Rp 130 miliar dari kerugian 265 miliar.
"Yang sudah kita selamatkan dari uang dan aset kisaran mencapai Rp 130 miliar," ungkap Uun Abdul Syakur Kepala Kejati Riau, Rabu (19/8) usai kunjungan di kantor Bupati Bengkalis.
Lanjut dia, kerugian negara yang diselamatkan berupa uang dan aset. Aset yang di selamatkan berupa tanah yang terdapat dibeberapa kabupaten.
"Diantaranya tanah di pelalawan, Kampar dan Bengkalis," kata Uun.
Lanjut dia, pihaknya akan terus mengejar kerugian negara.
"Kemungkinan masih ada tersangka baru dan kerugian negara lainnya yang masih kita kejar," terang Uun.
Lanjut dia, saat ini kerugian negara perkara TPPU BLJ yang masih dikejar pihaknya sebanyak Rp 150 miliar.
Seperti diketahui, perkara TPPU BLJ sebelumnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis. Namun pada awal tahun 2017 dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi untuk membermudah koordinasi.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Komentar