Demokrat Bengkalis Dituding Diskriminasi Kader
BENGKALIS - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bengkalis dituding telah melakukan diskriminasi kader terhadap pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) 2019 baru baru ini.
Penegasan sebagai bentuk kekecewaan itu terlontar dari kader Partai Demokrat Bengkalis, Yovizar SH. Dikatakanya, dari hasil keputusan DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis menolak dirinya untuk mengikuti pencalonan sebagai Bacaleg 2019 mendatang.
"Hampir 12 tahun saya bergabung di partai Demokrat bengkalis ini. Dan, Penolakan ini merupakan diskriminasi terhadap kader!," kata Yovizar, Rabu 18 Juli 2018.
Baca Juga:
BACA JUGA:
Tersandung Kasus Money Politic, Asri Auzar: Karna Dia Kader Demokrat, Kita Akan Bela
Pria kerap disapa Yovi ini mengaku akan maju untuk Dapil Bengkalis II, Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksemana, namun urung terlaksana. Menuru dia lagi, mekanisme proses tahapan pendaftaran Bacaleg DPC Demokrat dengan berpatokan aturan DPP telah diikutinya dan sangat berpeluang kader untuk maju sebagai caleg.
"Selain Kader, di internal partai juga saya menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC. Artinya, saya juga bekerja keras dan punya andil ikut membesarkan partai. Saya sangat kecewa dengan hasil keputusan DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis ini," geramnya lagi.[And]
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan