Bungkusan Makanan Disangka Bom, Jemaat Gereja Panik
BENGKALISONE -Jemaat Gereja HKBP Jalan Hang Tuah Ujung saat merayakan ibadah Natal dihebohkan dengan ditemukan bungkus plastik merah di lantai dua yang diduga berisikan bom. Jalan Hang Tuah Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (25/12/2016), Sejumlah jemaah langsung meninggalkan gereja.
Setelah penemuan tersebut, dari pihak gereja langsung menghubungi Tim pejinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Riau.
Setelah mendapat informasi tersebut, Tim Jibom langsung mendatangi Gereja HKBP tersebut. Lalu melakukan pengecekan dan mensterilkan lokasi. Setelah dilakukan sterilisasi lokasi, ditemukan bungkusan warna merah di lantai dua yang diduga berisikan bom.
Selanjutnya bungkusan tersebut diamankan oleh tim Jibom Brimob Polda Riau dibantu dengan pemuda gereja. Ternyata bungkusan tersebut setelah diperiksa, berisikan kue dan minuman yang diduga milik jamaah gereja yang tertinggal didalam gereja.
"Setelah dilakukan pengecekan, eh ternyata bukan berisikan bom, akan tetapi berikan kue dan minuman milik jemaah," kata Kabid Humas Polda Riau, Guntur Aryo Tejo.
Dijelas Guntur, awalnya pemuda gereja melihat adanya plastik yang berisi sesuatu yang tidak tau milik siapa dan berisikan apa. Lalu usai acara keagamaan di Gereja, karena merasa curiga dengan barang tersebut yang dikhawatirkan bom, maka langsung menghubungi pihak Polisi.
"Dengan sigap tim Jibom Polda Riau langsung pergi mengecek di lokasi, setelah dicek ternyata hanya berisi kue dan minuman," jelas Guntur lagi.
Sementara petugas penjinak bom sudah menstrerilkan lokasi gereja, dan memeriksa seluruh penjuru gereja. Selanjutnya acara perayaan keagamaan dapat dilanjutkan dan sudah kembali aman dan kondusif. (Rbc)
Setelah penemuan tersebut, dari pihak gereja langsung menghubungi Tim pejinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Riau.
Setelah mendapat informasi tersebut, Tim Jibom langsung mendatangi Gereja HKBP tersebut. Lalu melakukan pengecekan dan mensterilkan lokasi. Setelah dilakukan sterilisasi lokasi, ditemukan bungkusan warna merah di lantai dua yang diduga berisikan bom.
Selanjutnya bungkusan tersebut diamankan oleh tim Jibom Brimob Polda Riau dibantu dengan pemuda gereja. Ternyata bungkusan tersebut setelah diperiksa, berisikan kue dan minuman yang diduga milik jamaah gereja yang tertinggal didalam gereja.
"Setelah dilakukan pengecekan, eh ternyata bukan berisikan bom, akan tetapi berikan kue dan minuman milik jemaah," kata Kabid Humas Polda Riau, Guntur Aryo Tejo.
Dijelas Guntur, awalnya pemuda gereja melihat adanya plastik yang berisi sesuatu yang tidak tau milik siapa dan berisikan apa. Lalu usai acara keagamaan di Gereja, karena merasa curiga dengan barang tersebut yang dikhawatirkan bom, maka langsung menghubungi pihak Polisi.
"Dengan sigap tim Jibom Polda Riau langsung pergi mengecek di lokasi, setelah dicek ternyata hanya berisi kue dan minuman," jelas Guntur lagi.
Sementara petugas penjinak bom sudah menstrerilkan lokasi gereja, dan memeriksa seluruh penjuru gereja. Selanjutnya acara perayaan keagamaan dapat dilanjutkan dan sudah kembali aman dan kondusif. (Rbc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar