Berikut Masing-masing Peran Pelaku Pembunuhan Sadis di Rupat Utara
BENGKALIS -Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono SIK menggelar press rilis motif dugaan pembunuhan disertai mutilasi oleh tersangka HR bersama rekannya AN alias Gondrong dan AA, pada 24 Maret 2017 lalu di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis.
Ketiga pelaku memiliki peran berbeda-beda dalam menghabisi nyawa korban bernama Bayu Santoso.
Dijelaskan Hadi Wicaksono, tersangka yang merupakan pemilik ruko dan merupakan TKP pembunuhan adalah eksekutor.
"Dia melakukan penusukan dan dia juga yang melakukan mutilasi terhadap korban. Sedangkan AN alias Gondrong merupakan orang pertama yang menghubungi korban untuk datang keruko milik HR,"terangnya, Senin (10/4/2017).
Dalam penyelidikan, imbuh Wicaksono, AN alias Gondrong ikut melakukan penusukan terhadap korban. Sedang AA dia berperan memang korban disaat pembunuhan.
"Korban dihubungi pelaku Gondrong diajak sama-sama menggunakan narkoba dan pada saat itu dilakukan pembunuhan,"jelas Kapolres.
Disampaikan Kapolres, pembunuhan bermotif para pelaku tidak terima dan merasa terancam karena korban akan melaporkan bisnis Narkoba mereka kepihak penegak hukum.
Dugaan motif bisnis Narkoba, tegasnya, akan dilakukan penyelidikan oleh Satnarkoba Bengkalis. "Penyelidikan kaaus pembunuhan ditangani Reskrim terkait kejahatan Narkoba ditangan satnarkoba,"tutupnya. (Gus)
Ketiga pelaku memiliki peran berbeda-beda dalam menghabisi nyawa korban bernama Bayu Santoso.
Dijelaskan Hadi Wicaksono, tersangka yang merupakan pemilik ruko dan merupakan TKP pembunuhan adalah eksekutor.
"Dia melakukan penusukan dan dia juga yang melakukan mutilasi terhadap korban. Sedangkan AN alias Gondrong merupakan orang pertama yang menghubungi korban untuk datang keruko milik HR,"terangnya, Senin (10/4/2017).
Dalam penyelidikan, imbuh Wicaksono, AN alias Gondrong ikut melakukan penusukan terhadap korban. Sedang AA dia berperan memang korban disaat pembunuhan.
"Korban dihubungi pelaku Gondrong diajak sama-sama menggunakan narkoba dan pada saat itu dilakukan pembunuhan,"jelas Kapolres.
Disampaikan Kapolres, pembunuhan bermotif para pelaku tidak terima dan merasa terancam karena korban akan melaporkan bisnis Narkoba mereka kepihak penegak hukum.
Dugaan motif bisnis Narkoba, tegasnya, akan dilakukan penyelidikan oleh Satnarkoba Bengkalis. "Penyelidikan kaaus pembunuhan ditangani Reskrim terkait kejahatan Narkoba ditangan satnarkoba,"tutupnya. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Komentar