Rabu, 28 Oktober 2026 WIB
Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Beredar Kabar! KPK Panggil Oknum DPRD Bengkalis Terkait Kasus Ini..

- Minggu, 17 Juni 2018 04:20 WIB
Beredar Kabar! KPK Panggil Oknum DPRD Bengkalis Terkait Kasus Ini..

BENGKALIS - Beredar kabar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis untuk kepentingan pemeriksa kasus tindak pidana korupsi yang sedang ditanggani.

Pemanggilan itu disebut sebut berkaitan dengan kasus penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013 - 2015.

Dalam surat panggilan bernomor SPGL/3592/DIK.01.00/23/05/2018, oknum anggota DPRD bengkalis itu diharuskan menghadap kepada KPK di kantor Brimob Polda Riau yang beralamat di jalan KH. Ahmad Dahlan No.106, Sukajadi. Kota Pekan Baru, Provinsi Riau.

Baca Juga:

Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (Sekwan DPRD) Kabupaten Bengkalis, saat berbincang bincang, kepada media ini mengakui tidak mengetahui adanya surat panggilan dari KPK yang ditujukan untuk salah seorang anggota dewan tersebut.

"Memang kabar-kabarnya demikian, tapi saya tidak tahu. Lebih jelasnya, tanyakan aja langsung sama sekwan," kata sumber itu, Sabtu (16/06/2018) semberi minta untuk tidak disebut namanya.

BERITA TERKAIT:

Diperiksa KPK, Bupati Amril Bantah Dana Rp1,9 Miliar dari Hasil Korupsi

KPK 'Geledah' Rumdin Bupati Amril Mukminin?

Seperti diketahui, dalam perkara proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Riau tahun 2013-2015, KPK berkali-kali melakukan penggeledahan. Hal itu dilakukan Lembaga anti rasuah sebagai salah satu tindakan yang dilakukan untuk pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut.

Sebelumnya, KPK juga menggeledah kantor pemerintahan di Kabupaten Bengkalis, yakni Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), DPRD Bengkalis, Senin (19/3) lalu, dan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Amril Mukminin, Jum'at (1/6) .

Dalam kasus ini, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka itu adalah mantan Kepala Dinas PU Bengkalis periode 2013-2015, Muhammad Nasir dan kontraktor Dirut Utama PT MRC, Hobby Siregar.[And]

SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Komentar
Berita Terbaru