Baru Dimulai 4 Hari, Sudah 26 Kendaraan Kena Tilang Satlantas Meranti
SELATPANJANG - Penertiban terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm dengan dilakukan tilang yang dijalankan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti, baru saja berlangsung 5 hari yang dimulai sejak Senin 6 Februari 2017 lalu. Namun, angka ketidakpatuhan pengendara sudah mulai membludak. Hingga Kamis 9 Februari 2017, setidaknya tercatat sebanyak 26 kendaraan ditilang oleh petugas.
Dari jumlah tersebut pula, untuk sementara pengendara roda 2 mendominasi, meskipun sebagiannya ada juga pengemudi roda 3 alias becak, dan gerobak.
"Dari 26 kendaraan yang kami lakukan penilangan dalam penertiban yang tidak pakai helm ini, kebanyakan pengendara roda dua, ada juga sebagian pengendara roda tiga seperti becak dan gerobak," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIk, melalui Kasat Lantas AKP Yohanes Basri, seperti disampaikan Kanit Turjawali Ipda Raden Surfikat.
Walau demikian, Raden mengakui ada perubahan kedisiplinan pengendara di Kepulauan Meranti sejak diberlakukan penindakan tilang ini. Ia menyebutkan, ketertiban pengendara dalam berlalu lintas sudah meningkat hingga 85 persen.
Hanya saja, ia sangat meyesalkan jika pengendara tertib aturan lalu lintas hanya dikarenakan takut dengan polisi. Padahal kata dia, tertib dalam berlalulintas itu tidak lain tidak bukan untuk keselamatan pengendara itu sendiri.
"Kalau ada polisi mereka pakai helm, tapi kalau tidak ada polisi mereka santai aja gak pakai helm. Padahal, helm itu untuk keselamatan mereka pada saat berkendaraan, dan ini bukan razia melainkan penertiban pengendara untuk mengunakan helm," ujar dia.
Selanjutnya kata Raden, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan pemahaman dan penyadaran berlalu lintas yang baik kepada masyarakat di wilayah Kepulauan Meranti.
Untuk diketahui, selama Barliansyah menjabat Kapolres Kepulauan Meranti, belum pernah dilakukan penilangan terhadap pengendara sepeda motor di wilayah tersebut. Penilangan terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm ini dilakukan mengingat tingginya angka kecelakaan yang terjadi di Kepulauan Meranti saat ini.(nur)
Baca Juga:
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM