Bacok Tetangga, Anak Polisi Diringkus
PAMEKASAN, PESISIRONE.com - Seorang anak polisi, Dwi Nur Cahyo, diringkus jajaran Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Penangkapan dilakukan setelah pelaku membacok tetangganya, Ahmad Sugianto (31), warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu.
Kini, tersangka meringkuk di balik jeruji besi Mapolres setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah clurit sebagai barang bukti (BB).
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun, menjelaskan pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku dan menjebloskan ke tahanan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
"Adapun ancamannya lima tahun penjara. Kami juga mengamankan clurit yang dipakai pelaku saat membacok korban sebagai BB," terang Maryatun, Kamis (13/11/2014).
Menurut Maryatun, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku, meskipun tersangka merupakan anak dari anggota polisi. Sebab, semua sama di depan hukum.
"Tidak ada perlakuan khusus pada pelaku, tapi akan diproses sesuai dengan perbuatan," tandasnya.
Dwi Nur Cahyo membacok Ahmad Sugianto di jalan dekat rumah mereka, Selasa lalu. Motif dari pembacokan sendiri disinyalir lantaran perbedaan dukungan dalam Pileg lalu.(ozc/pog)
Kini, tersangka meringkuk di balik jeruji besi Mapolres setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah clurit sebagai barang bukti (BB).
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun, menjelaskan pihaknya sudah berhasil menangkap pelaku dan menjebloskan ke tahanan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
"Adapun ancamannya lima tahun penjara. Kami juga mengamankan clurit yang dipakai pelaku saat membacok korban sebagai BB," terang Maryatun, Kamis (13/11/2014).
Menurut Maryatun, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku, meskipun tersangka merupakan anak dari anggota polisi. Sebab, semua sama di depan hukum.
"Tidak ada perlakuan khusus pada pelaku, tapi akan diproses sesuai dengan perbuatan," tandasnya.
Dwi Nur Cahyo membacok Ahmad Sugianto di jalan dekat rumah mereka, Selasa lalu. Motif dari pembacokan sendiri disinyalir lantaran perbedaan dukungan dalam Pileg lalu.(ozc/pog)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM
Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap
Komentar