Anggota Dewan Bengkalis Meradang, Pekerjaan Burda Jalan Dikerjakan Asal-Asalan
BENGKALIS - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, (DPRD) Kabupaten Bengkalis, dr Morison Bationg Sihite tampak kesal dengan sistim pekerjaan peningkatan jalan A Yani Gang Bahagia (Burda) Kota Bengkalis, Kecamatan Bengkalis yang saat ini sedang berlangsung.
Saat meninjau langsung pekerjaan (burda,red) yang dikerjakan CV. Debby Mandiri Karya Teknik dengan konsultan pengawas CV. Bina Lestari Consultan, Kamis (29/11/2018), Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis itupun langsung uring-uringan melihat hasil yang telah dikerjakan kontraktor tersebut.
"Ini jalan diperuntukan untuk masyarakat, kok hasil pekerjaanya begini!. Terkesan asal-asalan dan kontraktornya seakan tidak serius," uring dr Morison Bationg Sihite.
Politisi Partai Demokrat berkulit putih itupun kian meradang setelah melihat lantai kerja proyek burda jalan tersebut masih dalam kondisi basah, namun dengan tidak mengedepankan mutu pekerjaan, kontraktornya dengan sengaja langsung mengerjakan.
"Kalau kondisi lagi basah, minyak ter tidak akan bisa lengket dijalan dan bila dipaksa dikerjakan juga mutunya pasti tidak akan bagus," beber dr Morison Bationg Sihite.
Informasi dirangkum, pekerjaan peningkatan jalan A Yani Gang Bahagia (Burda) Kota Bengkalis bersumber dari dana APBD 2018 dengan nilai pekerjaan Rp 199.692.000 tersebut telah disubkontrak atau dikerjakan kepihak ketiga untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
"Memang yang mendapatkanya CV. Debby Mandiri Karya Teknik, namun yang mengerjakan Burda dilapangan adalah pengusaha bengkalis Epi alias Apong," ujar sumber ditemui dilapangan.
Terpisah, Kontraktor CV. Debby Mandiri Karya Teknik, Dodi saat dihubungi mengaku dirinya sebagai pihak yang mengerjakan peningkatan jalan burda tersebut. Namun, disenggol adanya komplain terkait teknis pada pekerjaan, Dia berdalih tidak ada masalah.
"Saya tidak tahu kalau ada yang komplaint, karena saya sedang tidak dilapangan. nantilah," ucap Dodi dipenghujung handphonenya.[boc]
Saat meninjau langsung pekerjaan (burda,red) yang dikerjakan CV. Debby Mandiri Karya Teknik dengan konsultan pengawas CV. Bina Lestari Consultan, Kamis (29/11/2018), Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis itupun langsung uring-uringan melihat hasil yang telah dikerjakan kontraktor tersebut.
"Ini jalan diperuntukan untuk masyarakat, kok hasil pekerjaanya begini!. Terkesan asal-asalan dan kontraktornya seakan tidak serius," uring dr Morison Bationg Sihite.
Politisi Partai Demokrat berkulit putih itupun kian meradang setelah melihat lantai kerja proyek burda jalan tersebut masih dalam kondisi basah, namun dengan tidak mengedepankan mutu pekerjaan, kontraktornya dengan sengaja langsung mengerjakan.
"Kalau kondisi lagi basah, minyak ter tidak akan bisa lengket dijalan dan bila dipaksa dikerjakan juga mutunya pasti tidak akan bagus," beber dr Morison Bationg Sihite.
Informasi dirangkum, pekerjaan peningkatan jalan A Yani Gang Bahagia (Burda) Kota Bengkalis bersumber dari dana APBD 2018 dengan nilai pekerjaan Rp 199.692.000 tersebut telah disubkontrak atau dikerjakan kepihak ketiga untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
"Memang yang mendapatkanya CV. Debby Mandiri Karya Teknik, namun yang mengerjakan Burda dilapangan adalah pengusaha bengkalis Epi alias Apong," ujar sumber ditemui dilapangan.
Terpisah, Kontraktor CV. Debby Mandiri Karya Teknik, Dodi saat dihubungi mengaku dirinya sebagai pihak yang mengerjakan peningkatan jalan burda tersebut. Namun, disenggol adanya komplain terkait teknis pada pekerjaan, Dia berdalih tidak ada masalah.
"Saya tidak tahu kalau ada yang komplaint, karena saya sedang tidak dilapangan. nantilah," ucap Dodi dipenghujung handphonenya.[boc]
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Merbau, Hasil Tes Urine Positif
Pengedar Ganja di Banglas Diciduk, Polisi Ungkap Peran Laporan 110
TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Sinergi TNI dan Pemkab Bengkalis Percepat Pembangunan Desa
Komsos Babinsa di Rangsang, Warga Dihimbau Aktif Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Patroli Karhutla di Desa Lemang Berjalan Aman, Babinsa Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Komentar