4 Penyidik KPK Berkantor Di Mapolres Bengkalis, Ada Apa?
BENGKALIS -Sebanyak empat penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya turun ke Bengkalis, melakukan penyidikan awal terhadap pekerjaan proyek Multiyears (My) yang dilaksanakan pada masa bupati Herliyan Saleh. Sesuai informasi yang didapat penyidikan pada Selasa (08/11/2016) dilakukan di Mapolres Bengkalis.
Informasi lebih jauh menyebutkan bahwa penyidik KPK memeriksa rekanan pelaksana proyek My di Pulau Rupat beserta Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK). Belum diperoleh keterangan lebih lanjut siapa saja rekanan berikut PPTK yang diperiksa oleh penyidik KPK tersebut. Namun kabarnya penyidikan sudah dilakukan sejak Senin (07/11/2016).
Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono ketika dihubungi soal adanya penyidik KPK turun ke Bengkalis dan memakai ruangan di Mapolres Bengkalis untuk melakukan penyidikan membenarkan hal tersebut. Namun ketika ditanya lebih jauh kapolres mengaku tidak mengetahui materi penyidikan, srta siapa saja yang diperiksa.
"Memang benar ada penyidik KPK yang tengah melakukan penyidikan dengan menggunakan ruangan di mapolres Bengkalis. Kita hanya sebatas memfasilitasi saja, soal materi dan siapa saja yang disidik kita tidak mengetahuinya,"kata Hadi Wicaksono.
Menanggapi turunnya KPK ke Bengkalis, pemerhati masalah pembangunan dan hukum di Bengkalis Wan Sabri berharap penyidikan KPK dapat mengurai benang kusut proyek My yang total mencapai Rp 2,4 trilyun, walaupun yang terealisasi sekitar Rp 1 trilyun lebih. Apalagi kalau dilihat secara kasat mata, lima dari enam proyek My yang sudah dikerjakan hanya jalan lingkar Pulau Bengkalis yang diklaim selesai 100 persen, itupun kualitasnya diragukan.
Kemudian tukasnya, kelima proyek My yaitu jalan lingkar Pulau Bengkalis, Duri Barat dan Duri Timur, Pulau Rupat dan Bukitbatu-Siak kecil diduga bermasalah dan perlu dilakukan penanganan hukum supaya diketahui adanya potensi kerugian keuangan Negara atau tidak, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun pembayaran saat termin.
"Kita juga sudah mendapat informasi kalau penyidik KPK turun sejak Senin ke Bengkalis dan melakukan pemeriksaan awal terhadap proyek My jalan lingkar Pulau Rupat. Harapan kita, selain jalan lingkar Pulau Rupat, empat proyek lainnya juga kita harapkan diperiksa penyidik KPK,"harap Wan Sabri.
Untuk diketahui, keenam proyek My yang digulirkan Pemkab bengkalis dari tahun 2011-2015 adalah jalan lingkar Pulau Bengkalis dengan nilai OE Rp 430 milyar dikerjakan BUMN PT.Wijaya Karya. Jalan lingkar Pulau Rupat dilaksanakan oleh PT.Mawatindo dengan anggaran Rp 528 milyar, jalan poros Bukitbatu-Siak Kecil Rp 378 milyar perusahaan pelaksana kegiatan PT.Artha Niaga, jalan lingkar Duri Barat Rp 369 milyar dikerjakan PT.Widya Sapta Colas, jalan lingkar Duri Timur dilaksanakan PT.Nindya Karya Rp 235 milyar.
Sedangkan satu paket My lainnya yaitu jalan lingkar Duri-Sungai Pakning sudah selesai dilelang dan dimenangkan PT.Citra Gading Asritama dengan nilai Rp 537 milyar batal dikerjakan, karean tidak ada penandatangan kontrak kerja. Proyek Duri-Sungai pakning ini berujung dengan proses PTUN oleh rekanan yang merasa dirugikan.(B.One)
Baca Juga:
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba
Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah
Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan
Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla
Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM